BNPB Catat 3.752 Gempa Susulan Guncang NTT, Korban Tewas Capai 75 Jiwa

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB, sebanyak 75 orang meninggal dunia.

Angka tersebut bertambah empat orang dibandingkan data sehari sebelumnya yang mencapai 71 jiwa.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan, tambahan korban meninggal berasal dari tiga kabupaten.

“Hingga saat ini mencapai 75 jiwa. Kemarin kami memberitakan 71 jiwa, hari ini bertambah empat jiwa,” kata Berton dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Kamis (20/8/2026) sore.

Rinciannya, dua korban tambahan berasal dari Kabupaten Sikka, satu dari Kabupaten Manggarai, dan satu lainnya dari Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga :  Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Tak hanya korban meninggal, jumlah warga yang mengalami luka-luka juga meningkat. BNPB mencatat sebanyak 907 orang mengalami luka-luka.

Jumlah tersebut bertambah sembilan orang dari data sebelumnya yang mencapai 898 orang. Seluruh tambahan korban luka berasal dari Kabupaten Ngada.

“Korban yang luka sebanyak 907 jiwa, yang semula 898 jiwa. Hari ini kami mendapatkan data tambahan sembilan jiwa yang berasal dari Kabupaten Ngada,” jelas Berton.

Di sisi lain, jumlah warga yang mengungsi juga mengalami lonjakan. BNPB mencatat sebanyak 92.735 jiwa kini mengungsi di sejumlah wilayah terdampak.

Jumlah itu meningkat 33.088 jiwa dibandingkan data sebelumnya yang mencapai 59.647 jiwa.

Berton menjelaskan, tambahan pengungsi paling banyak berasal dari Kabupaten Nagekeo dengan 21.883 jiwa. Kemudian Kabupaten Manggarai bertambah 9.649 jiwa dan Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 1.556 jiwa.

Baca Juga :  Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Peningkatan jumlah pengungsi terjadi di tengah masih berlangsungnya aktivitas gempa susulan di wilayah NTT.

BNPB mencatat hingga Kamis pukul 16.00 WIB, telah terjadi sebanyak 3.752 gempa susulan. Salah satunya kembali dirasakan warga pada Kamis pagi.

“Pada pukul 10.47 waktu setempat, kami merasakan gempa berkekuatan 5,7 magnitudo,” ujar Berton.

BNPB pun mengingatkan warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada. Masyarakat diminta memastikan kondisi bangunan sebelum kembali masuk, mengingat potensi gempa susulan masih ada.

“Bagi warga di daerah terdampak, perlu dipastikan kondisi bangunan apabila akan memasuki bangunan tersebut,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Konflik Pertanahan Buay Bulan dan PTPN I Dimediasi, Empat Kesepakatan Jadi Titik Awal
Susul Dua Pendaftar, Prof. Asep Sukohar Resmi Daftar Pilrek Unila
Ukom Lampura Jadi Sorotan, Suwardi: Pilih Pejabat yang Bersih, Kompeten dan Berani
Kabar Baik, Guru PPPK Bakal Jadi PNS
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Mantan Kakanwil Pajak Ditahan KPK
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang, Puluhan Ribu Warga Mengungsi
Lampura Dapat Tambahan TKD Rp96,9 Miliar, Fiskal Daerah Makin Longgar
BPBD Tubaba Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga dan Sekolah Terdampak Kekeringan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:13 WIB

BNPB Catat 3.752 Gempa Susulan Guncang NTT, Korban Tewas Capai 75 Jiwa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Konflik Pertanahan Buay Bulan dan PTPN I Dimediasi, Empat Kesepakatan Jadi Titik Awal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Susul Dua Pendaftar, Prof. Asep Sukohar Resmi Daftar Pilrek Unila

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Ukom Lampura Jadi Sorotan, Suwardi: Pilih Pejabat yang Bersih, Kompeten dan Berani

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Mantan Kakanwil Pajak Ditahan KPK

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Kamis, 20 Agu 2026 - 19:08 WIB

BREAKING NEWS

Susul Dua Pendaftar, Prof. Asep Sukohar Resmi Daftar Pilrek Unila

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:29 WIB