Canda Presiden Prabowo Ke Gus Yahya: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG – Presiden Prabowo Subianto berkelakar kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 NU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut pernyataan Gus Yahya dan Kiai Hasib mengenai pentingnya kedekatan pemerintah dengan organisasi keagamaan sangat tepat.

Menurut Prabowo, jika bangsa Indonesia ingin bangkit dan berada dalam kondisi aman, pemerintah atau umara harus selalu dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

“Kalau bangsa ini mau bangkit dan mau aman, pemerintah, umara, harus selalu dekat dengan Nahdlatul Ulama dan juga Muhammadiyah,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Di tengah sambutannya, Prabowo kemudian melontarkan candaan kepada Gus Yahya. Ia mengaku sejak lama meminta kartu anggota NU kepada Gus Yahya.

“Hanya Gus Yahya, aku dari dulu minta kartu NU. Jadi masih utang sama saya ya. Kalau bisa sebelum penutupan muktamar lah kalau gitu. Kalau penutupan tanggal 31, benar ya? Kalau ada kartu anggota, aku datang lagi tanggal 31,” kata Prabowo disambut tawa hadirin.

Prabowo kemudian menegaskan bahwa NU merupakan salah satu aset bangsa yang sangat besar, sebagaimana Muhammadiyah.

Baca Juga :  Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

“NU aset bangsa yang sangat-sangat besar, sama dengan Muhammadiyah,” katanya.

Sebagai presiden sekaligus mandataris rakyat, Prabowo mengakui dukungan NU dan Muhammadiyah memiliki peran penting dalam perjalanan kepemimpinannya.

“Jadi kalau saya sebagai presiden, ya mandataris rakyat, ya jelas tanpa dukungan NU dan Muhammadiyah tidak mungkin saya jadi mandataris rakyat,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat dan memberdayakan NU, termasuk pesantren-pesantren di bawah naungan NU, serta Muhammadiyah.

“Saya tidak ragu-ragu, saya berpikir terus bagaimana saya membesarkan, memperkuat, memberdayakan Nahdlatul Ulama, pesantren-pesantren Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

KPK Tetapkan Lima Tersangka dalam OTT Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di BNPB
Transparansi Seleksi JPTP Lampura Dipertanyakan, Hasil Tiga Besar Masih Jadi Misteri
Kuota Solar Lampung Diprediksi Habis 24 November, Pertalite 18 Desember jika Tak Ditambah
639 Hektare Karhutla Masih Dipadamkan, Prabowo Perintahkan Penanganan Diperkuat
Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda, Yustan Alpiani Resmi Jabat Kapolda Lampung
Baru Dilantik, 10 Pejabat Lampura Langsung Dikejar Target
Antrean BBM Mengular, Satpol PP Lampung Turun Bantu Pertamina Cek STNK
Antrean BBM Mengular, Tambahan Kuota Subsidi Lampung Masih Dikaji BPH Migas
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:01 WIB

KPK Tetapkan Lima Tersangka dalam OTT Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di BNPB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Kuota Solar Lampung Diprediksi Habis 24 November, Pertalite 18 Desember jika Tak Ditambah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09 WIB

639 Hektare Karhutla Masih Dipadamkan, Prabowo Perintahkan Penanganan Diperkuat

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda, Yustan Alpiani Resmi Jabat Kapolda Lampung

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Baru Dilantik, 10 Pejabat Lampura Langsung Dikejar Target

Berita Terbaru