Bendera Putih Dikibarkan di Tengah Jalan, Pengusaha Hotel Sudah Menyerah Hadapi PPKM

- Jurnalis

Selasa, 10 Agustus 2021 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu anggota IHGMA Lampung mengibarkan bendera putih tanda menyerah di Jalan Raden Intan, Selasa (10/8/2021). FOTO: Dok IHGMA

Salah satu anggota IHGMA Lampung mengibarkan bendera putih tanda menyerah di Jalan Raden Intan, Selasa (10/8/2021). FOTO: Dok IHGMA

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Terus diperpanjangnya masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), membuat anggota Indonesia Hotel General Manager Asosiacion (IHGMA) mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah dan pasrah terhadap situasi tersebut.

Pengibaran bendera putih tersebut dilakukan oleh anggota IHGMA Lampung di Jalan Raden Intan, Kota Bandarlampung.

Ketua IHGMA Lampung Lekat Rahman mengatakan, dirinya bersama para pengusaha perhotelan mengaku sudah menyatakan menyerah dan melakukan aksi pasang bendera putih sejak Senin (9/8/2021) kemarin.

Baca Juga :  Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

“Kamis sudah coba mengerti dan mengikuti aturan, tapi kami juga minta perhatian dari pemerintah,” ungkapnya pada Selasa (10/8/2021).

Lekat menambahkan, sejak masa PPKM tingkat hunian hotel hanya sampai 10 sampai 15 persen. Sedangkan normalnya, keterisian hotel hingga 50 persen. Padahal, hidupnya sebuah hotel bergantung pada tamu dan acara yang digelar di hotel.

“Sementara kami terus mengeluarkan kewajiban membayar gaji karyawan, retribusi, biaya listrik, PBB, dan biaya operasional lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggaran Terbatas, DLH Bandar Lampung Belum Bisa Sediakan Tempat Sampah untuk Warga

GM hotel Kurnia Group ini juga mengaku, dirinya sudah mengirimkan surat permohonan kebijakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung yang ditujukan langsung kepada walikota, agar segera mengakhiri PPKM dan bisa memberikan kebijakan untuk memberikan kelonggaran kewajiban.

“Memang hotel masuk dalam unsur esensial, tapi kalau kedatangan tamu tapi jalannya ditutup atau disekat, percuma juga,” kata dia. (*)

Red

Berita Terkait

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Bidik Nilai Tambah dari Jagung hingga Kelapa
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WIB

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Bidik Nilai Tambah dari Jagung hingga Kelapa

Berita Terbaru

LC TV Story

I Komang Koheri Resmi Dilantik Jadi Bupati Lampung Tengah

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:19 WIB