Malaysia Siapkan 3 Pesawat dan 52 Personel untuk Bantu Padamkan Karhutla

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pemerintah membuka pintu bagi negara-negara tetangga di ASEAN untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Malaysia menjadi salah satu negara yang telah menawarkan bantuan berupa tiga pesawat dan 52 personel.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan tawaran bantuan tersebut telah direspons pemerintah.

Teknis pelaksanaannya kini disiapkan bersama pihak terkait.

“Kan usulan bantuan itu kan sudah kita respons juga. Kemudian, bagaimana teknisnya, dia akan membantu tiga pesawat kemudian 52 personel. Dipersilakan saja,” kata Dudung kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Baca Juga :  Blak-blakan! Prabowo Ungkap Banyak Pemda Tak Pakai Anggaran dengan Optimal

Selain Malaysia, Singapura juga menawarkan bantuan untuk mendukung penanganan karhutla di Indonesia.

Dudung mengatakan bantuan dari Singapura nantinya akan dikoordinasikan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi.

“Ini dari Singapura juga akan ada bantuan juga yang akan dikomunikasikan dengan Kepala BNPB. Ya akan dikomunikasikan,” ujarnya.

Di tengah masuknya tawaran bantuan dari negara tetangga, Dudung menegaskan pemerintah Indonesia tetap mengerahkan kekuatan besar untuk menangani karhutla.

Menurut dia, sebanyak 47 pesawat dan sekitar 60 ribu personel telah dilibatkan dalam operasi penanganan kebakaran.

Baca Juga :  Canda Presiden Prabowo Ke Gus Yahya: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU

“Di kita juga sudah 47 pesawat dengan 60.000 personel,” kata Dudung.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk membantu pemadaman karhutla.

Pernyataan tersebut disampaikan Arrmanatha dalam rapat di DPR RI, Kamis (15/10/2026).

Dia menjelaskan, mekanisme bantuan dari negara-negara tetangga masih dibahas pada level teknis oleh BNPB.

“Itu sudah dibahas ya, dan itu sekarang dalam proses. Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya,” ujar Arrmanatha. ***

Berita Terkait

98 Kasus Karhutla Terkait Korporasi Naik ke Penyidikan, Ada Pihak Asing
Dudung Tegaskan Karhutla Ditangani Masif: Jangan Termakan Isu Pemerintah Diam
Wagub Jihan Tinjau Langsung Kebakaran TPS di Lampung Tengah
Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB Guterres di Hambalang
Momen KPK Buka Tong Biru Berisi Rp934 Juta dari Rumah Adik Bupati, Buntut OTT Bupati Klaten
KPK Bongkar Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
OTT BNPB, KPK Amankan Rp5,47 Miliar: Uang Tunai, Emas dan Kripto
Prabowo Minta Kepala BNPB Kristomei Gas Terus, Karhutla Jadi Target Awal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:57 WIB

98 Kasus Karhutla Terkait Korporasi Naik ke Penyidikan, Ada Pihak Asing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Malaysia Siapkan 3 Pesawat dan 52 Personel untuk Bantu Padamkan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Wagub Jihan Tinjau Langsung Kebakaran TPS di Lampung Tengah

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB Guterres di Hambalang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Momen KPK Buka Tong Biru Berisi Rp934 Juta dari Rumah Adik Bupati, Buntut OTT Bupati Klaten

Berita Terbaru