Sudah Daftar Online dan Datang Pukul 05.00 Tetap Tak Divaksin, Warga Minta Tidak Dipersulit

- Jurnalis

Kamis, 12 Agustus 2021 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tri Mulki selaku pegawai Mal Boemi Kedaton Bandarlampung yang kecewa karena tidak divaksin meski sudah daftar online, Kamis (12/8/2021). FOTO: Sulaiman

Tri Mulki selaku pegawai Mal Boemi Kedaton Bandarlampung yang kecewa karena tidak divaksin meski sudah daftar online, Kamis (12/8/2021). FOTO: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Banyak masyarakat mengaku kecewa karena sudah datang sejak sekitar pukul 05.00 WIB dan mengantre untuk mengikuti vaksinasi, namun malah tidak bisa mendapatkan layanan dari Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) di hari ketiga, pada Kamis (12/8/2021).

Hal itu salah satunya dialami Tri Mulki, salah satu pegawai Mal Boemi Kedaton. Meski sudah mendaftar melalui online, namun ia tetap tidak bisa mendapatkan pelayanan, lantaran tidak adanya lambang atau logo RSUDAM dalam formulir pendaftaran yang ia cetak.

Baca Juga :  Jelang Pelaksanaan Musda IV KNPI Pesawaran, Akasa Gusnawan Himbau Pemuda Jaga Persatuan Organisasi

“Padahal sudah datang dari Subuh, mending pulang sajalah,” keluhnya.

Begitu juga dengan Ana, warga Kaliawi, Bandarlampung ini. Ia mengaku juga datang sekitar puku 05.00 WIB. Tapi sudah menunggu hingga pukul 10.00 WIB, ia belum juga mendapatkan panggilan untuk divaksin.

“Sudah daftar online, sudah serahkan KTP dan lain-lain, tapi belum juga dipanggil,” ketusnya.

Ana sangat kecewa lantaran proses vaksinasi di Lampung sangat sulit, padahal dirinya sangat membutuhkan surat keterangan vaksinasi tersebut.

Baca Juga :  Suttan Permato Abung Pastikan Munas HIPMI Berjalan Lancar, Masyarakat Lampung Siap Sambut Peserta

“Harusnya pemerintah jangan mempersulit, kita datang untuk vaksin malah terjadi kerumunan, kan takut juga,” tukasnya kemudian pergi.

Sementara menurut Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan dan Penunjang Medik RSUDAM Mars Dwi Tjahjo, pihaknya mengaku sudah melayani semaksimal mungkin.

Ketika ditanya soal membludaknya masyarakat yang ingin lakukan vaksinasi, Dwi mengatakan pendaftaran vaksinasi secara online hanya dibatasi 400 orang setiap harinya.

“Namun banyak masyarakat tetap berharap dilayani meskipun belum terdaftar secara online,” kilahnya, Kamis (12/8/2021). (*)

Red

Berita Terkait

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos
149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar
Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026
Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh
Tujuh OPD Dipanggil, Pansus DPRD Bongkar Temuan BPK di Bandar Lampung
Pansus DPRD Dalami Kelebihan Bayar Proyek PU Rp160 Juta
Ekonomi Naik, PHK Masih Menghantui, DPRD Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat
RDP DPRD Kota Bandar Lampung Kupas Legalitas SMA Siger hingga Penggunaan Dana Hibah
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:21 WIB

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos

Senin, 27 Juli 2026 - 19:04 WIB

149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 18:58 WIB

Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:22 WIB

Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:18 WIB

Tujuh OPD Dipanggil, Pansus DPRD Bongkar Temuan BPK di Bandar Lampung

Berita Terbaru