Sekprov Jelaskan Urgensi Pembentukan Lima BUMD untuk Gaet Investor

- Jurnalis

Rabu, 8 September 2021 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. Foto: Dwi DS

Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. Foto: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung menjelaskan maksud pendirian lima BUMD yang diusulkan dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) dan kini sedang dibahas oleh DPRD setempat.

Lima BUMD dimaksud PT Wisata Lampung Indah, PT Bumi Agro Sejahtera, PT Wisata Lampung Indah, PT Trans Lampung Berjaya, PT Lampung Sarana Karya, dan PT Lampung Usaha Energi.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto menerangkan, lima BUMD perlu dibentuk karena peluang sektor pariwisata, transportasi, perdagangan, energi, dan perkebunan di Lampung cukup menjanjikan.

Baca Juga :  Raih WTP Kedelapan, Bupati Ela Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

Ia mengatakan, Gubernur Arinal Djunaidi sering kali mempromosikan Provinsi Lampung dan menarik minat investor dari luar untuk berinvestasi ke Lampung.

“Mereka pasti ingin ber-partner dan mereka sangat nyaman apabila bergandengan tangan dengan BUMD,” ungkap Fahrizal, saat dikonfirmasi, rilislampung.id (group lampungcorner.com), Senin (6/9/2021).

Selain itu, Fahrizal menjelaskan BUMD merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah daerah (pemda). Sementara, pemda tidak boleh berbisnis.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya, Siapkan Kebangkitan Desa Adat dan Wisata Budaya Lampung

“Mereka tidak ber-partner dengan Bidang Perekonomian, Bappeda. Tetapi, sesama badan usaha. Makanya kita bentuk BUMD. Di situlah urgensinya,” kata dia.

Saat dikonfirmasi terkait BUMD yang tidak produktif dan menghasilkan penerimaan asli daerah (PAD), Fahrizal mengatakan hal ini tidak patut disesali. Namun terpenting, harus berbuat lebih baik ke depannya.

“Kalau ada masalah secara hukum harus diselesaikan secara hukum. Termasuk kalau memang ada utang piutang mesti diselesaikan.” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Bupati Ela Matangkan Persiapan Peresmian Sekolah Rakyat Permanen, Target Beroperasi 15 Agustus
Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos
149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar
Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026
Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji
Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo
Lampung Rawan Sertifikat Ganda, ATR/BPN Siapkan Langkah Antisipasi
Pengamanan Aset Disorot, KPK Ungkap 8.000 Tanah Pemda Belum Bersertifikat Di Provinsi Lampung
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:46 WIB

Bupati Ela Matangkan Persiapan Peresmian Sekolah Rakyat Permanen, Target Beroperasi 15 Agustus

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:21 WIB

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos

Senin, 27 Juli 2026 - 19:04 WIB

149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 18:58 WIB

Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:24 WIB

Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji

Berita Terbaru