LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Timur — Enam orang korban selamat akibat tersambar petir akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah, Minggu (24/10/2021).
Mereka termasuk beruntung lantaran hanya mengalami luka bakar pada kaki.
Sementara, dua rekannya tewas dalam musibah yang terjadi di Dusun 5 Kuningan Desa Brajaasri, Wayjepara, Lampung Timur, Sabtu (23/10/2021), itu.
Dua korban meninggal dunia di tempat kejadian adalah Suhadi dan Maksum.
Sementara tujuh korban selamat yakni Julianto, Sumardi, Slamet, Agus, Poniman, Warsono, dan Ahmadi.
Pascakejadian tersebut, lima korban selamat tidak bisa berjalan dan dilarikan ke RS Permata Hati Wayjepara.
Sedangkan, satu lainnya dirujuk ke RSUD Sukadana. Satu lagi langsung pulang.
“Mereka tidak main handphone meski membawa. Jadi begitu petir menghantam, ketujuh korban selamat ini masih bisa bicara,” papar Kades Brajaasri, Darusman.
Kendati begitu, kaki enam korban tak dapat digerakkan, seperti habis kesetrum listrik.
Untuk satu korban yang bisa berjalan, langsung pulang ke rumah dengan, sepeda motor dengan baju sobek-sobek.
Dia mengatakan, ketujuh korban rata-rata mengalami luka bakar ringan pada kaki.
Aas kejadian itu, Camat Wayjepara menyempatkan datang memberi santunan ke rumah almarhum Suhadi.
Sedangkan Maksum, satu korban meninggal dimakamkan di daerah asalnya yakni Desa Sriminosari Kecamatan Matarambaru.
“Saya mengimbau kepada warga agar berhati-hati saat hujan disertai petir,” kata Darusman.
Tidak hanya Camat Wayjepara, Pemdes Brajaasri pun melakukan penarikan dana ke masyarakat untuk membantu korban.
Dia mengenang, peristiwa sama, pernah terjadi puluhan tahun lalu. Saat itu, seorang warga juga, meninggal. (*)
Red









