LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung terus melakukan pembenahan untuk merelokasi pedagang yang sebelumnya mengisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sekitar Pasar Bambu Kuning.
Kepala Dinas Perdagangan Bandarlampung, Wilson Faisol, menerangkan setelah pertemuan para pedagang dengan wali kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, sudah terkumpul data 30 pedagang yang terverifikasi.
“Untuk penempatan sudah kita panggil dan disiapkan lokasinya. Tinggal empat pedagang lagi karena belum mengumpulkan KTP. Dipastikan tidak akan mengganggu pedagang sebelumnya yang sudah diundi,” ungkapnya, Selasa (26/10/2021).
Wilson menjelaskan, dari empat lantai gedung baru Pasar Smep disiapkan tiga lantai untuk berjualan. Satu lantai lagi untuk parkir kendaraan dengan total 600 lapak dan kios. Untuk fasilitas seperti listrik dan air juga sudah dapat dipergunakan.
“Sekarang sudah terisi penuh dua lantai, jadi untuk pedagang yang mau menempatkan barang-barang kita persilahkan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk akses jalan dua TPS sudah dibongkar dan dikembalikan fungsinya sebagai badan jalan.
“Dibongkar kemarin bersama OPD lain serta Pol PP sehingga tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pinggir jalan, supaya masuk semua ke Pasar Smep,” ujarnya. (*)
Red















