Awas! Klaster Baru Covid-19 di Muktamar ke-34 NU

- Jurnalis

Senin, 15 November 2021 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung. Ilustrasi: Kalbi Rikardo

Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung. Ilustrasi: Kalbi Rikardo

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Sekitar 2.295 peserta Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) akan membanjiri Provinsi Lampung pada 23-25 Desember 2021.

Karenanya, muncul kekhawatiran bahwa banyaknya orang yang masuk akan memunculkan peluang klaster baru Covid-19. Apalagi peserta berasal dari seluruh wilayah di Indonesia.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana, mengaku sudah mendapat laporan dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lampung yang telah berkordinasi dengan pihak NU.

“Sabtu (13/11/2021, Red), tim kesehatan NU sudah koordinasi ke Labkesda untuk menyelenggarakan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) bagi peserta muktamar,” ungkap Reihana, Minggu (14/11/2021).

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Pimpin Persiapan Pelantikan Apdesi Provinsi Lampung, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

Dia mengatakan selama pelaksanaan Muktamar NU di Lampung nanti, pihaknya terus berkoordinasi dengan panitia agar menerapkan prokes dengan ketat.

“Insyaallah, semua dilaksanakan dengan prokes,” tulis Reihana saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.

Ia juga berharap pelaksanaan Muktamar NU tidak menjadi klaster baru Covid-19. Justru, dengan adanya even ini berdampak positif terhadap sektor perekonomian di Lampung.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Kunjungi Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Upaya Tingkatan Kualitas Pelayanan Publik 

“Semoga berjalan lancar dan muktamar membangkitkan perekonomian terutama sektor UMKM,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-34 NU, KH Imam Aziz, telah menjamin pihaknya menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat dalam muktamar.

Hal ini dimulai dari pendaftaran peserta yang nantinya akan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi. (*)

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026
Wagub Jihan Hadiri Rapat Pleno TPAKD, Dorong Percepatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
Gubernur Mirza TApresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:14 WIB

Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:37 WIB

Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026

Berita Terbaru