Cegah Investasi Ilegal, Pesawaran Gencarkan Literasi Saham Bersama OJK dan BEI

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran menggelar edukasi menabung saham di Aula Pemkab setempat, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Phintraco Sekuritas sebagai bagian dari program prioritas TPAKD tahun 2025 untuk memperluas literasi serta inklusi keuangan masyarakat di sektor pasar modal.

Bupati Pesawaran melalui Asisten Ekobang, Marzuki, menegaskan bahwa edukasi tersebut merupakan komitmen Pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemahaman pengelolaan keuangan yang lebih bijak.

“Pasar modal memberi peluang bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, pemahaman yang matang sangat penting agar masyarakat terhindar dari risiko,” ujar Marzuki.

Baca Juga :  Narkoba Ancam Generasi Muda, Pemkab dan Kejari Pesawaran Perkuat Pencegahan

Ia menambahkan, Pemkab Pesawaran terus berupaya memperluas edukasi keuangan guna melindungi masyarakat dari jebakan investasi ilegal sekaligus membuka kesempatan bagi UMKM, ASN, generasi muda, dan masyarakat umum untuk berinvestasi secara aman, mudah, dan terjangkau.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membangun kebiasaan masyarakat Pesawaran dalam mengelola keuangan secara bijak. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk merencanakan masa depan dengan lebih cerdas dan bertanggung jawab,” katanya.

Sementara itu, Deputi Direktur Pengawasan LJK 2 OJK Lampung, Indah Puspita Sari, mengapresiasi sinergi yang terbangun antara Pemkab Pesawaran dan OJK dalam memperluas literasi keuangan. Ia menjelaskan bahwa edukasi menabung saham merupakan bagian dari program nasional TPAKD yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri untuk memperluas akses layanan keuangan formal.

Baca Juga :  KPU Pesawaran Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan III

“Melalui TPAKD, kami memastikan masyarakat semakin mudah mengakses lembaga keuangan formal. Dengan meningkatnya literasi, kita berharap praktik lembaga keuangan informal yang merugikan masyarakat dapat ditekan,” ujarnya.

Indah juga menyoroti maraknya investasi ilegal yang kini tak hanya menjerat masyarakat awam, tetapi juga ASN, akademisi, pejabat, hingga mahasiswa.

Ia turut menyampaikan data PPATK tahun 2024 yang mencatat bahwa 60 persen perputaran dana digital terjadi pada transaksi di bawah Rp100 ribu.

“Ini menunjukkan bahwa literasi keuangan penting bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya mereka yang memiliki modal besar,” tutupnya. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Narkoba Ancam Generasi Muda, Pemkab dan Kejari Pesawaran Perkuat Pencegahan
Pesawaran Jadi yang Pertama di Lampung, PAC ABPEDNAS 11 Kecamatan Resmi Dilantik
Jaga Swasembada Pangan, Nanda Indira Minta Pendampingan Petani Diperkuat
Kakao Pesawaran Jangan Lagi Dijual Basah, Harga Bisa Melonjak hingga Rp80 Ribu per Kilogram
Sukadadi Bawa Nama Lampung di Kampung Pancasila KASAD Award 2026
Musda KNPI Pesawaran Dipastikan Digelar Tahun Ini, Bursa Kepemimpinan Pemuda Mulai Menghangat
KPU Pesawaran Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan III
Membanggakan! Desa Sidodadi Wakili Lampung di 12 Besar Desa Cantik Nasional
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Narkoba Ancam Generasi Muda, Pemkab dan Kejari Pesawaran Perkuat Pencegahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Pesawaran Jadi yang Pertama di Lampung, PAC ABPEDNAS 11 Kecamatan Resmi Dilantik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Jaga Swasembada Pangan, Nanda Indira Minta Pendampingan Petani Diperkuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Kakao Pesawaran Jangan Lagi Dijual Basah, Harga Bisa Melonjak hingga Rp80 Ribu per Kilogram

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Sukadadi Bawa Nama Lampung di Kampung Pancasila KASAD Award 2026

Berita Terbaru