Diduga, Polusi Udara dari TPAS Membuat banyak Warga Sekitar Terkena Penyakit Paru-Paru

- Jurnalis

Selasa, 7 Februari 2023 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPAS di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Selasa (7/2/2023). Foto: Adi Herlambang

TPAS di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Selasa (7/2/2023). Foto: Adi Herlambang

LAMPUNGCORNER.COM, Metro — Wilayah Tempat Pembungan Akhir Sampah (TPAS) di Kelurahan Karangrejo, Metro Utara, Kota Metro, kerap dikeluhkan warga. Pasalnya, lokasi tersebut berdekatan dengan pemukiman warga yang sebelumnyas sudah tinggal disekitar pembuangan sampah tersebut.

Ketua RW O9 Karangrejo, Widodo, menuturkan keluhan itu akibat polusi udara dan aroma tak sedap sampah yang berakibat pada penyakit paru-paru.

Widodo juga mengatakan penyakit tersebut bukan hanya menyerang orang dewasa. Namun juga anak-anak.

“Berhubung tidak ada tempat tinggal, beberapa warga terpaksa tinggal di dekat TPAS itu. Parahnya, warga banyak terkena penyakit paru-paru,” kata dia saat ditemui di kediamannya, Selasa (7/2/2023).

Bahkan, jelas dia, setelah ditanya, anak kecil di sekitar TPAS banyak yang kena flek paru-paru,” sambung dia.

Selain penyakit paru-paru, Wododo juga menjelaskan, jika musim penghujan tiba, penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) lebih masif menyerang warga yang tinggal di dekat TPAS.

Menurutnya, warga sekitar hanya ingin mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

“Permintaan warga itu sederhana sih, minta kesehatan, pemberian vitamin, dan suplemen imun,” pintanya mewakili warga.

Sementara, warga sekitar, Yanto (38), mengaku jika kini sekitar TPAS sudah mulai membaik. Namun ia tetap mengeluhkan jika angin berhembus dari TPAS menuju pemukiman warga, aromanya sangat mengganggu.

“Sejak 23 tahun saya merasakan ini sampai sekarang,” keluhnya.

Yanto mengaku jika dirinya merupakan salah satu warga yang menderita penyakit paru-paru akibat wilayahnya yang dekat TPAS.

“Kalau warga sekitar, apalagi anak kecil itu hampir mayoritas terkena flek pada paru-parunya, itu sekitaran umur 10 tahun ke bawah. Itu banyak yang kena,” ujarnya.

Serupa dengan Ketua RW 09, Yanto pun mengharapkan ada pelayanan kesehatan yang berkelanjutan untuk warga yang terdampak.

“Kalau tidak salah, itu dua kali melakukan pelayanan kesehatannya, di tahun kemarin. Untuk sekarang tidak ada lagi. Yang katanya sempat ada kabar mau diberikan vitamin, itu tidak ada juga,” ungkapnya.

“Intinya kesehatan itu rutin, dan pemberian gizi itu rutin. Kalau kita mau pemberian gizi untuk lingkungan, harusnya ada komitmennya, berapa bulan sekali gitu. Namun ini tak ada keputusannya. Ini tidak berkelanjutan,” pungkasnya (*)

Red

Berita Terkait

Terkait Insiden Antar Mahasiswa, Ketua PWI Lamtim Temui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro
Warga Metro Digegerkan Pria Ingin Bunuh Diri Diduga Masalah Keluarga
Dua PNS di Metro Diduga Terlibat Perselingkuhan Hampir Satu Dekade
Buka Praktek Kecantikan Ilegal, Artis Dangdut Bintang Pantura 5 Ditangkap Polres Metro
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Metro, Satu Tewas Ditempat
Dua Remaja di Metro Dihajar OTK, Saat Istirahat Main Bola
Curi Motor untuk Judi, Oknum Satpol PP Metro Diringkus di Pos Jaga DPRD
Sudah memiliki KIA, jangan lupa ambil diskonnya
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 November 2023 - 00:57 WIB

Terkait Insiden Antar Mahasiswa, Ketua PWI Lamtim Temui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro

Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:11 WIB

Warga Metro Digegerkan Pria Ingin Bunuh Diri Diduga Masalah Keluarga

Rabu, 20 September 2023 - 13:50 WIB

Dua PNS di Metro Diduga Terlibat Perselingkuhan Hampir Satu Dekade

Selasa, 12 September 2023 - 17:16 WIB

Buka Praktek Kecantikan Ilegal, Artis Dangdut Bintang Pantura 5 Ditangkap Polres Metro

Senin, 4 September 2023 - 11:32 WIB

Kecelakaan Tiga Kendaraan di Metro, Satu Tewas Ditempat

Berita Terbaru