Dinas BMBK Lampung Sampaikan Target Capaian, 40 Paket Perbaikan Jalan Rampung

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung mencatat hingga September 2025, sebanyak 40 dari 52 paket perbaikan jalan tahun anggaran 2025 sudah selesai dan diserahterimakan atau provisional hand over (PHO).

“Dari 52 paket perbaikan jalan tahun 2025, sudah 40 kegiatan yang PHO, tinggal 12 kegiatan lagi,” kata Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah, Kamis (2/10/2025).

Selain itu, untuk pembangunan jembatan, dari target 21 unit, baru 6 yang sudah rampung diserahterimakan.

“Jembatan memang prosesnya agak lama karena memang memakan waktu, apalagi yang memerlukan jembatan penghubung. Tapi mudah-mudahan selesai tepat waktu,” jelasnya.

Baca Juga :  Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperbaiki kualitas infrastruktur.

Ia menargetkan mulai 2026, seluruh perbaikan jalan tidak lagi menggunakan aspal, melainkan rigid beton.

“Jadi 2026 nanti jangan ada lagi aspal di Lampung, kita ganti jadi rigid beton. Tahun depan kita akan fokus ke jalan yang ramai, kita buka jalan untuk ekonomi baru yakni pertanian dan pariwisata,” kata Mirza.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencapai target jalan mantap 90 persen pada 2028 sesuai RPJMD Lampung 2025-2030.

“Saat ini jalan mantap di Lampung sudah 78 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang 75 persen,” sambungnya.

Baca Juga :  HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas

Meski begitu, Mirza mengakui masih ada jalan yang rusak dan perlu perhatian serius. Ia menyoroti tiga persoalan utama, yaitu strategi pembangunan, kualitas konstruksi, dan persepsi publik.

“Kita akan upayakan kualitas jalan bagus, seluruh masyarakat Lampung akan mengawasi, kalau kerja kita tidak baik, masyarakat akan menilai langsung. Saya apresiasi Dinas BMBK yang saat ini sudah bekerja dengan terbuka,” ujarnya.

Mirza juga berterima kasih kepada masyarakat Lampung yang bersedia memaklumi keterbatasan anggaran dan banyaknya pekerjaan yang harus dituntaskan. (*)

Berita Terkait

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana
Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:57 WIB

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Berita Terbaru