Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung resmi memiliki Dapur Sehat.
Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, Minggu (22/2), sebagai bentuk penguatan layanan dasar bagi Warga Binaan.
Peresmian Dapur Sehat tersebut digelar di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, serta Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Agung.
Program ini merupakan bagian dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada penguatan layanan dasar, peningkatan profesionalisme petugas, serta optimalisasi pembinaan bagi Warga Binaan.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kanwil Ditjenpas Lampung, para Kepala UPT, serta seluruh petugas dan mitra kerja yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Harapan kami, UPT lain yang masih belum, segera wujudkan layanan Dapur Sehat di UPT-nya masing-masing,” tegas Mashudi.
Kepala Kanwil Ditjenpas Lampung, Jalu Yuswa Panjang, menambahkan bahwa kehadiran Dapur Sehat mencerminkan wajah Pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berdampak nyata bagi Warga Binaan.
“Peresmian ini menjadi langkah konkret dalam memastikan pemenuhan hak dasar Warga Binaan, khususnya dalam aspek kesehatan dan gizi,” ujarnya.
Tak hanya peresmian, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran bantuan sosial hasil ketahanan pangan dan UMKM, serta buka puasa bersama Warga Binaan.
Momentum ini menegaskan komitmen Pemasyarakatan dalam menjamin hak dasar sekaligus mendorong pembinaan keterampilan produktif bagi para Warga Binaan. (*)









