DPRD Lamsel ke Dinsos: Penyaluran BPNT Harus Diawasi, Banyak Barang Rusak Dikirim

- Jurnalis

Kamis, 10 Juni 2021 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat pembahasan Raperda Pertanggungajawaban Pelaksanaan APBD Lamsel TA 2020 di Rumah Dinas Ketua DPRD setempat, Kamis (10/6/2021). Foto: Ahmad Kurdy

Rapat pembahasan Raperda Pertanggungajawaban Pelaksanaan APBD Lamsel TA 2020 di Rumah Dinas Ketua DPRD setempat, Kamis (10/6/2021). Foto: Ahmad Kurdy

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung SelatanBadan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Selatan (DPRD Lamsel) meminta Dinas Sosial Lamsel perketat pengawasan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

DPRD Lamsel melalui Tim Banggar meminta pengawasan ketat terhadap program BNPT, yang disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lantaran banyaknya keluhan terhadap program tersebut.

“Harapan kita lebih proaktif lagi memantau dan mengontrol terhadap distributor yang menyalurkan BPNT ke e-warung,” kata Ketua Banggar yang juga Ketua DPRD Lamsel Hendry Rosyadi saat rapat pembahasan Raperda Pertanggungajawaban Pelaksanaan APBD Lamsel TA 2020 di Rumah Dinas Ketua DPRD setempat, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga :  Pemprov Lampung Percepat Pembebasan Lahan Sport Center, Kejar Target PON 2032

Hendry mengatakan distributor ataupun pemilik e-warung jangan mengambil keuntungan terlalu besar dari program bantuan pemerintah pusat tersebut.

“Kalau terlalu besar keuntungan yang diambil, maka penerima manfaat akan terimbas. Contohnya, beras yang kurang bagus, mungkin ada juga jumlah telurnya kurang, dagingnya atau buahnya busuk,” tegasnya.

Hendry menambahkan, kejadian seperti itu sudah kerap terjadi, sehingga Dinsos harus benar-benar melakukan pengawasan. Kedepan ia berharap sekitar 80.000 KPM di Lamsel tidak dirugikan lagi.

Permasalahan yang juga diungkap anggota Banggar itu adalah pemilik e-warung kerap diintimidasi untuk menentukan distributor dari oknum yang ingin meraup keuntungan.

Baca Juga :  Bella Jayanti Siapkan Peluang Kerja untuk Aji, Korban Pekerja Ilegal Asal Kalianda

Kepala Dinsos Lamsel Dulkahar mengaku sudah melakukan pengawasan. Pihaknya meminta pemilik e-warung untuk mengganti bantuan yang tidak layak tersebut.

“Kalau ada beras atau telurnya rusak kita perintahkan supaya dikembalikan dan diganti. Sudah ada tim koordinasi di kecamatan dan desa,” kata dia.

Dulkaha juga mengatakan sangat terbuka kepada masyarakat lokal yang merasa mampu menjadi distributor dalam penyaluran bantuan. Namun sampai saat ini masih ada distributor luar Lamsel yang menjadi penyalur.

“Pemilik e-warung juga berhak mengganti distributor supaya tidak kembali terjadi masalah,” tukas Dulkahar. (*)

Red

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Pimpin Persiapan Pelantikan Apdesi Provinsi Lampung, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa
Gubernur Mirza Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates-Metro, Menelan Anggaran Rp14,67 Miliar
Hamartoni Arahkan Desa Mandiri, Kopi dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama
Wagub Jihan Panen Raya Melon, Hasil Pengembangan Smart Greenhouse SMKN Pertanian Pembangunan Natar
Gubernur Lampung Lepas Mahasiswa Program Magang Internasional, Upaya Tingkatkan IPM Skema Migran Vokasi
Gubernur Mirza Perkuat Implementasi Digitalisasi Keuangan Daerah Terintegrasi Maksimal
Bupati Pesawaran Tekankan PBB sebagai Kunci Pembangunan, Target 2026 Tembus Rp12 Miliar
Paripurna HUT ke-27, Sinergi Jadi Kunci Lampung Timur Menuju “Makmur Lestari”
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 00:11 WIB

Sekdaprov Marindo Pimpin Persiapan Pelantikan Apdesi Provinsi Lampung, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

Rabu, 22 April 2026 - 20:47 WIB

Gubernur Mirza Kawal Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates-Metro, Menelan Anggaran Rp14,67 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 14:13 WIB

Hamartoni Arahkan Desa Mandiri, Kopi dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama

Selasa, 21 April 2026 - 17:53 WIB

Gubernur Lampung Lepas Mahasiswa Program Magang Internasional, Upaya Tingkatkan IPM Skema Migran Vokasi

Selasa, 21 April 2026 - 17:47 WIB

Gubernur Mirza Perkuat Implementasi Digitalisasi Keuangan Daerah Terintegrasi Maksimal

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:31 WIB