Dugaan Penyalahgunaan Randis Belum Usai, PORKAB Tubaba Juga Diduga Bebankan DD, Kontingen Mengeluh!

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen saat pembukaan PORKAB 27 Juli 2025

Momen saat pembukaan PORKAB 27 Juli 2025

LampungCorner.com,Tubaba– Polemik seputar pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) perdana di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, kembali mencuat.

Setelah sebelumnya muncul dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas (Randis) untuk kepentingan PORKAB oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tubaba yang diduga tanpa prosedur hingga pelat nomor kendaraan yang dipalsukan atau diganti menjadi pelat pribadi, kini giliran pelaksanaan PORKAB disebut-sebut juga membebani Dana Desa (DD) dan adanya keluhan dari para kontingen serta Kepala Tiyuh (Desa) karena tidak adanya anggaran pembinaan dari KONI untuk peserta atlet khususnya yang berhasil meraih juara.

Beberapa Kepala Tiyuh secara terbuka menyampaikan bahwa mereka diminta ikut menyumbang dana untuk menyukseskan kegiatan PORKAB tersebut, bahkan menggunakan DD dalam prosesnya.

“Kegiatan PORKAB kita ikut kontribusi Rp.2 juta, kita kasih ke tim panitia Kecamatan. Itu pakai DD, perintah mereka bisa,” ujar salah satu Kepala Tiyuh di Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) kepada media, pada 29 Juli 2025 lalu.

Senada, Kepala Tiyuh Kecamatan Tumijajar juga mengaku turut menyumbang dana pribadi sebesar Rp.3 juta untuk kegiatan PORKAB di Kecamatan. Begitu pula Kepala Tiyuh wilayah Kecamatan Way Kenanga dan lainnya yang menyebut kontribusi mereka sebesar Rp.1,5 juta hingga Rp.4 juta.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Tak hanya itu, Kepala Tiyuh lainnya juga mengungkapkan bahwa ada Camat secara pribadi juga mengeluarkan uang sekitar Rp.15 juta demi mensukseskan PORKAB ini.

Namun sayangnya, kontribusi besar dari tingkat Tiyuh dan Kecamatan tersebut tidak dibarengi dengan fasilitas memadai bagi atlet.

“Kami ini kecewa karena sama sekali tidak ada uang pembinaan atau uang saku untuk para atlet pemenang lomba. Bahkan piala pun sempat kurang. Kalau begini terus, mending tidak usah ada kegiatan saja, mending bilang kalau tidak ada uang,” kata salah satu Kepala Tiyuh dengan nada kesal.

Ia juga mempertanyakan penggunaan dana hibah dari Pemprov Lampung senilai Rp.100 juta yang disebut diperuntukkan bagi pelaksanaan PORKAB.

“Kemana dana Rp.100 juta itu? Kami tidak tahu jelas penggunaannya. Jangan Kepala Tiyuh terus yang jadi bulan-bulanan,” tambahnya.

Kekecewaan yang sama dirasakan oleh para atlet. Mereka yang telah berjuang mewakili kecamatan masing-masing merasa tidak dihargai.

Baca Juga :  Hari Pramuka ke-65, Bupati Novriwan Ajak Pramuka Tubaba Jadi Teladan Ketahanan Pangan dan Lingkungan

“Kami dijanjikan ada reward termasuk uang pembinaan, tapi kenyataannya nihil, acara sebesar PORKAB tidak ada uang pembinaan, minum saja beli sendiri. Kejuaran di Tiyuh saja juara 1 minimal Rp.5 juta hadiahnya untuk Voli,” tutur Kontingen.

Menanggapi hal ini, Ketua KONI Tubaba, Kodari, sempat mengatakan bahwa uang kontribusi dari Tiyuh tidak masuk ke KONI.

“Uang itu hanya untuk seleksi di tingkat Kecamatan, bukan ke KONI,” jelasnya, pada Senin (28/07/2025).

Kendati demikian, para kontingen peserta lomba PORKAB menyayangkan acara sebesar itu apalagi perdana tidak ada dana pembinaan sehingga dinilai mengecewakan. Apapun alasan ketua KONI, Kepala Tiyuh juga mengatakan uang kontribusi itu intinya adalah untuk rangkaian PORKAB.

“Itu kan kontribusi kami jelas intinya untuk PORKAB, mau keperluan di tingkat Kecamatan atau Kabupaten yang jelas PORKAB. Paling tidak jangan mengecewakan lah, apalagi atlet-atlet ini ada yang sekolah jauh dari luar kota, mereka tahan pulang untuk mensukseskan acara PORKAB, tapi malah seperti tidak ada perhatian,” pungkas Kepala Tiyuh. (Rian)

Berita Terkait

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan
FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa
RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama
Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Tubaba Terima Masukan dari Pemprov Lampung
Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP
Kemarau Melanda, Pemkab Tubaba dan MUI Siapkan Sholat Istisqa
Tubaba Perkuat Peran Penyuluh Agama, Dorong Program Pembangunan hingga Akar Rumput
Pemkab dan DPRD Tubaba Sepakati Arah Perubahan APBD 2026, Fokus Pembangunan dan Kesejahteraan
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:41 WIB

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan

Rabu, 23 September 2026 - 11:27 WIB

FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa

Rabu, 23 September 2026 - 10:28 WIB

RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama

Senin, 21 September 2026 - 20:18 WIB

Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Tubaba Terima Masukan dari Pemprov Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:31 WIB

Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP

Berita Terbaru