Evaluasi Khusus Tiyuh PJU, Kejari Tekankan Penginputan Real Time di Aplikasi Jaga Desa

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evaluasi Khusus Tiyuh PJU oleh Sikebut Kejari Tubaba

Evaluasi Khusus Tiyuh PJU oleh Sikebut Kejari Tubaba

LampungCorner.com,Tubaba – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, bersama Tim Sistem Kerja Evaluasi Bersama untuk Tiyuh (Sikebut) kembali melaksanakan evaluasi khusus terhadap pelaksanaan program Jaga Desa.

Kali ini, kegiatan evaluasi khusus berlangsung di Tiyuh Panaragan Jaya Utama (PJU), Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Selasa (05/08/2025).

Tim Sikebut yang terdiri dari unsur Kejaksaan, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), Camat setempat, serta perwakilan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan, melakukan pemantauan langsung terhadap pengelolaan Dana Desa (DD), aset, serta Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tubaba, Ardi Herlian Syach, mewakili Kajari Mochamad Iqbal, menyoroti masih lemahnya penginputan data dalam aplikasi Jaga Desa milik Kejaksaan. Ia menyebut, masih banyak ditemukan data tidak akurat dan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta yang ada di Tiyuh.

“Penginputan data yang tidak akurat menunjukkan lemahnya sistem administrasi. Ini harus segera diperbaiki. Aplikasi Jaga Desa bukan sekadar formalitas, tapi alat kontrol langsung bagi kami dalam memantau pembangunan di tingkat Tiyuh,” tegas Ardi, didampingi Kasubsi 1 Intelijen, Septian Zade.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Menurutnya, penginputan harus dilakukan secara real time dan akurat, agar transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan DD bisa benar-benar terwujud.

Selain menyoroti aplikasi, Kejari juga memetakan sejumlah permasalahan lain yang sering muncul di tingkat Tiyuh, seperti belum optimalnya legalisasi aset dan peran BUMT.

“Aset yang tidak jelas keberadaannya sangat rawan menjadi sengketa di kemudian hari. Jangan sampai ada aset yang tidak terdata dengan jelas, tadi kita sudah cek semua dokumen-dokumen yang dimiliki oleh Tiyuh PJU terkait aset,” tambahnya.

Ardi menekankan bahwa evaluasi khusus ini diharapkan menjadi yang pertama dan terakhir. Jika ke depan masih ditemukan ketidaksesuaian atau penyimpangan, maka pihak Kejaksaan tidak akan segan melakukan tindakan hukum.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Tak hanya fokus pada teknis administrasi, Kejari juga mendorong pembentukan opini publik yang sehat dan positif terhadap tata kelola pemerintahan di Tubaba. Ardi menilai, publikasi media memegang peran penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Kami ingin membangun opini positif di Tubaba. Publikasi media menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong akuntabilitas ini. Jadi bukan hanya melalui baleho dan spanduk,” ujarnya.

Sementara itu, Camat TBT Achmad Nazaruddin, menyatakan dukungannya terhadap langkah evaluatif yang dilakukan Kejari. Ia berharap, pembinaan terhadap Aparat Tiyuh dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Kegiatan evaluasi khusus ini menjadi bahan perbaikan bagi kita. Jadi saya menekankan agar semua Aparatur Tiyuh khususnya di Kecamatan TBT bisa mengambil peran masing-masing. Kami siap mendukung dan berharap Kejaksaan dapat terus melakukan pembinaan secara intensif,” pungkasnya. (Rian)

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:31 WIB