LampungCorner.com,Tubaba— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menegaskan perlunya peningkatan koordinasi dan sinergi antar lembaga serta penggunaan bahan pangan lokal untuk memastikan layanan gizi berjalan optimal dan berdampak pada ekonomi masyarakat.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wilayah Kabupaten Tubaba di Ruang Rapat Bupati setempat, Selasa (09/12/2025), pukul 13.30 WIB.
Rapat itu dipimpin langsung Bupati Tubaba Novriwan Jaya, dan dihadiri unsur Forkopimda, BPOM, Kementerian Agama, Ketua TP-PKK, jajaran OPD Satgas MBG, Camat, serta para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se Kabupaten Tubaba.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) selaku Ketua Satgas MBG Tubaba, Sofiyan Nur, dalam laporannya menyampaikan bahwa Tubaba telah memiliki 29 SPPG mandiri yang beroperasi dan tersebar di delapan Kecamatan yakni, Tulang Bawang Tengah 12, Tumijajar 6, Tulang Bawang Udik 2, Gunung Agung 3, Pagar Dewa 1, Lambu Kibang 1, Gunung Terang 2, dan Way Kenanga 2.
“Sementara tiga SPPG mandiri lainnya belum operasional, yakni SPPG di Panaragan Jaya (Tulang Bawang Tengah), Sido Makmur (Batu Putih), dan Pagar Jaya (Lambu Kibang),” kata Sofiyan.
Sofiyan menerangkan, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Badan Gizi Nasional (BGN), juga tengah membangun SPPG baru dari usulan Pemkab Tubaba di lokasi Karta Raharaja (Tulang Bawang Udik), Balam Asri (Way Kenanga), dan Margo Mulya (Batu Putih).
“BGN juga merencanakan penambahan titik pembangunan baru pada Marga Kencana (Tulang Bawang Udik), Kibang Budi Jaya (Lambu Kibang), dan Kecamatan Gunung Agung,” terangnya.
Ia memaparkan, untuk SPPG kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, Tersulit), Pemkab Tubaba mengusulkan enam titik. Namun, BGN kemudian menetapkan 10 lokasi pembangunan SPPG 3T oleh investor Zul Fadly, antara lain wilayah Kecamatan Tulang Bawang Udik di Tiyuh atau Desa Gedung Ratu, Gunung Katun Malay, Gunung Katun Tanjungan. Kemudian, Kecamatan Lambu Kibang di Pagar Jaya, Gunung Sari, Mekar Sari Jaya.
“Selanjutnya, Kecamatan Way Kenanga di Indraloka I. Lalu Kecamatan Gunung Agung di Dwikora Jaya, serta Kecamatan Batu Putih di Toto Katon dan Toto Wonodadi,” jelasnya.
Menurutnya, hingga saat ini, sebanyak 78.878 penerima telah menikmati program MBG, mulai dari siswa PAUD, TK, SD, SMP, santri, siswa SMA/SMK, hingga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Namun demikian, Sofiyan Nur juga melaporkan sejumlah persoalan yang masih perlu penanganan, seperti tata kelola SPPG, validasi data penerima manfaat, serta peningkatan koordinasi antara Korwil BGN, kepala SPPG, yayasan, dan Pemkab Tubaba.
“Percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan SPPL juga menjadi perhatian,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati Tubaba menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas lembaga untuk memastikan pengelolaan SPPG berjalan optimal serta memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Ia mendorong pemanfaatan produk pangan lokal Tubaba sebagai menu MBG, termasuk daging kambing yang selama ini menjadi komoditas unggulan daerah.
“Jika setiap SPPG menggunakan daging kambing hingga 100 kilogram per Minggu, maka kebutuhan mencapai 12 ton per bulan. Ini peluang besar bagi peternak lokal dan dapat menggerakkan perekonomian,” ujar Bupati.
Bupati Novriwan Jaya juga menekankan pentingnya kebersihan dan pengelolaan limbah di SPPG. Ia mendorong kerja sama SPPG dengan Bank Sampah di setiap Tiyuh untuk memastikan pengelolaan limbah berjalan baik dan ramah lingkungan.
“Ke depan, Pemkab Tubaba juga akan membentuk Tim Monitoring yang melibatkan unsur Forkopimda untuk memastikan penilaian lapangan dilakukan secara rutin dan objektif,” pungkasnya.
Dalam rapat tersebut, Kejaksaan melalui Kasi Intel juga menyampaikan bahwa pihaknya turut melakukan pendampingan berkala terhadap tata kelola SPPG. Hal serupa juga disampaikan Kasat Intel Polres Tubaba. BPOM Tulang Bawang pun turut memastikan kualitas bahan baku makanan serta air yang digunakan dalam proses pengolahan di seluruh SPPG.
Dengan evaluasi rutin dan penguatan koordinasi, Pemkab Tubaba menargetkan program MBG terus berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberi manfaat luas bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Rian)
















