Gubernur Lampung Instruksikan Perketat SOP MBG, Pasca Ratusan Siswa Keracunan

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya disiplin menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah ratusan siswa mengalami keracunan di sejumlah daerah.

“Selama tujuh bulan penuh ketika SOP dijalankan ketat, hasilnya zero kasus. Tapi begitu ada penurunan sedikit saja dalam penerapan SOP, langsung muncul persoalan,” tegas Mirza usai rapat evaluasi bersama koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satgas MBG, Selasa (30/9/2025).

Mirza menuturkan, setiap bulan program MBG mendistribusikan lebih dari 28 juta porsi makanan bagi anak-anak sekolah.

Baca Juga :  IPR Naik, Lampung Didorong Perkuat Literasi dan Falsafah Piil Pesenggiri untuk Cegah Radikalisme

Kasus keracunan baru tercatat pada 28 Agustus 2025, dengan total sekitar 500 siswa terdampak di tujuh lokasi berbeda.

Sebagian harus dirawat hingga dua hari, sementara lainnya mendapat perawatan ringan di puskesmas.

“Baru saja kami rapat mendengarkan laporan dari SPPG dan Satgas MBG. Kami lakukan evaluasi sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” ujarnya.

Gubernur menegaskan seluruh SPPG dan yayasan pelaksana MBG wajib kembali disiplin menjalankan SOP.

Ia juga menginstruksikan pengawasan berlapis mulai dari kepala daerah, dinas kesehatan, kader posyandu, puskesmas, hingga lembaga vertikal.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Distribusikan 133 Sapi untuk Idul Adha 2026

“Kejadian ini menjadi pelajaran penting. Mulai hari ini pengawasan dapur MBG harus lebih ketat agar kualitas program tetap terjaga,” tegasnya.

Selain itu, Mirza menyoroti persoalan ketersediaan bahan pangan lokal yang belum sepenuhnya mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan program.

Ia mendorong Satgas MBG mempercepat kerja sama dengan koperasi dan kelompok tani agar distribusi bahan pangan lebih berkelanjutan.

“InsyaAllah dengan disiplin SOP dan perbaikan sistem, ke depan MBG kembali berjalan baik seperti tujuh bulan awal, zero kasus,” pungkas Mirza. (*)

Berita Terkait

Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal
Bangga Lampung Jadi Tuan Rumah, Ruby Chairani Siap Hadiri Kick-Off HPN dan Porwanas 2027
Pemkab Lampura, BGN dan Kejari Perkuat Tata Kelola MBG: Gandeng BUMDes Bangun Ekonomi Desa
Pergantian Kepala BGN Tak Ganggu Program MBG di Lampung
Pendapatan Retribusi Lampung Capai Rp249,64 Miliar, OPD Didorong Genjot PAD
Dukungan Terus Mengalir, Komjen Pol. Rudi Setiawan Siap Hadiri Kick Off HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
IKWI Lampung Harumkan Nama Daerah, Juara 2 Lomba Fashion Show Pakaian Adat di Tingkat Nasional
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Lampung Buka Pendaftaran SMA Terbuka di 15 Kabupaten/Kota, Dibuka Hingga 13 Agustus, Bebas Usia 15-21 Tahun
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:01 WIB

Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:06 WIB

Bangga Lampung Jadi Tuan Rumah, Ruby Chairani Siap Hadiri Kick-Off HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:17 WIB

Pemkab Lampura, BGN dan Kejari Perkuat Tata Kelola MBG: Gandeng BUMDes Bangun Ekonomi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:16 WIB

Pergantian Kepala BGN Tak Ganggu Program MBG di Lampung

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:35 WIB

Dukungan Terus Mengalir, Komjen Pol. Rudi Setiawan Siap Hadiri Kick Off HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Berita Terbaru


Kasatgas Percepatan Program MBG Provinsi Lampung, Saipul. Foto: Farida Nurazizah

PEMERINTAHAN

Pergantian Kepala BGN Tak Ganggu Program MBG di Lampung

Rabu, 22 Jul 2026 - 15:16 WIB