Gubernur Lampung Minta OPD Inovatif Tingkat PAD, Optimalkan Aset Daerah Rp19 Triliun

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin rapat optimalisasi aset daerah melalui inovasi layanan, jasa, serta penguatan skema kerja sama, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (5/2/2026).

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Inspektur Provinsi, para Staf Ahli Gubernur, Asisten Administrasi Umum, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menjelaskan, dalam rapat, Gubernur Mirza meminta agar seluruh OPD mampu menghadirkan inovasi sekaligus memetakan potensi aset yang dimiliki.

“Hari ini Pak Gubernur memimpin rapat bersama seluruh Kepala OPD untuk memastikan setiap OPD memiliki inovasi dan mampu memaksimalkan potensi aset yang ada,” ujar Marindo.

Ia mengungkapkan, total keseluruhan nilai aset Pemerintah Provinsi Lampung saat ini mencapai hampir Rp19 triliun.

Baca Juga :  Bupati Ela Paparkan KUA-PPAS 2027, Delapan Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Menurutnya, besarnya nilai aset tersebut seharusnya dapat memberikan kontribusi nilai ekonomis bagi daerah untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di tengah keterbatasan fiskal dan terbatasnya ruang APBD.

“Kondisi fiskal kita terbatas, pendapatan daerah juga terbatas. Oleh karena itu, pemanfaatan aset menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Gubernur Mirza berdiskusi langsung dengan seluruh OPD dan meminta masing-masing kepala OPD memaparkan inovasi serta rencana optimalisasi aset yang dimiliki. Pendekatan pemanfaatan aset, lanjut Marindo, tidak hanya melalui skema sewa semata.

“Kita tidak hanya berbicara soal menyewakan aset, tapi bagaimana menciptakan nilai tambah dari sisi ekonomis, melalui kerja sama pemanfaatan, kemitraan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar nilai ekonomi itu bisa tumbuh bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  RDP DPRD Kota Bandar Lampung Kupas Legalitas SMA Siger hingga Penggunaan Dana Hibah

Marindo menambahkan, sebagian aset Pemprov Lampung telah mulai dioptimalkan. Kedepan, berbagai skema pemanfaatan akan terus dikaji secara mendalam.

Termasuk melalui benchmarking dan kunjungan ke daerah lain untuk memperoleh referensi pengelolaan aset yang lebih efektif.

“Kita masih menunggu masukan dari seluruh Kepala OPD. Banyak inovasi yang sudah disampaikan, namun semuanya akan dikaji terlebih dahulu sebelum diputuskan,” ujarnya.

Salah satu contoh pemanfaatan aset yang dibahas dalam rapat tersebut adalah pengelolaan UMKM Center di PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Aset tersebut tidak hanya disewakan, tetapi dikelola secara kolaboratif melalui penugasan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Lampung.

“UMKM Center menjadi contoh pemanfaatan aset yang tidak sekadar disewakan, tetapi dikelola bersama untuk menghasilkan penerimaan daerah,” pungkas Marindo. (*)

Berita Terkait

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana
Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:57 WIB

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Berita Terbaru