Gubernur Mirza Raih Predikat Lulusan Terbaik Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Lampung

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meraih predikat sebagai Wisudawan Terbaik I Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Lampung periode April 2026.

Prestasi itu diraih juga oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, yang dikukuhkan sebagai insinyur dalam acara Pengukuhan Insinyur Tahun 2026.

Program Studi Program Profesi Insinyur (PPI) Universitas Lampung Angkatan XV Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 di Hotel Grand Mercure, Bandarlampung, Minggu (26/4/2026).

Dalam pengukuhan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Sekdaprov Marindo Kurniawan dikukuhkan bersama 30 peserta lainnya.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan sumber daya manusia unggul, sekaligus mencerminkan komitmen kepemimpinan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan kapasitas intelektual sebagai fondasi pembangunan daerah.

Acara pengukuhan dihadiri Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani, Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Agus Taufik Mulyono, jajaran wakil rektor, dekan, kepala program studi, pengurus PII Bandar Lampung, serta peserta Program Profesi Insinyur yang pada kesempatan tersebut dilantik dan diambil sumpah profesinya.

Momentum ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Lampung, karena Gubernur Rahmat Mirzani Djausal meraih predikat Wisudawan Terbaik I.

Dalam Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Lampung periode April 2026 dengan IPK 3,88, sementara Sekdaprov Marindo Kurniawan meraih Wisudawan Terbaik II dengan IPK 3,78.

Capaian tersebut dinilai membanggakan sekaligus inspiratif karena diraih di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan.

Prestasi ini menjadi teladan bahwa peningkatan kualitas diri melalui pendidikan dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sebagai pemimpin daerah.

Baca Juga :  Polres Lampura Ungkap 48 Kasus C3, Jejak Senpi Rakitan Mengarah ke Sungai Ceper

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa kemajuan peradaban sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, dan profesi insinyur memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.

“Salah satu syarat peradaban maju adalah kualitas SDM-nya. Karena itu, para insinyur yang hari ini dikukuhkan harus menjadi bagian dari kekuatan yang membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lampung,” ujar Gubernur.

Gubernur Mirza menekankan bahwa pembangunan tidak cukup hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, tetapi membutuhkan sumber daya manusia unggul yang mampu mengelola potensi tersebut menjadi kemakmuran bagi masyarakat.

Menurutnya, Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi yang besar, namun membutuhkan lebih banyak SDM berkualitas, termasuk para insinyur, agar seluruh potensi itu dapat dikelola secara optimal dan memberi nilai tambah bagi daerah.

“Kekayaan alam baru menjadi kemakmuran apabila mampu dikelola oleh SDM kita sendiri. Di sinilah peran insinyur menjadi sangat penting, bagaimana mengolah potensi daerah menjadi kesejahteraan rakyat,” katanya.

Ia menegaskan, pengukuhan profesi insinyur tidak boleh berhenti sebagai formalitas akademik, tetapi harus melahirkan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan, mulai dari penguatan ekonomi daerah, inovasi, hingga penciptaan lapangan kerja.

“Saya berharap pengukuhan ini bukan sekadar formalitas. Insinyur harus siap menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan pembangunan, termasuk persoalan lapangan kerja dan pengelolaan sumber daya di daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza juga mengaitkan penguatan profesi insinyur dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Canda Presiden Prabowo Ke Gus Yahya: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU

Dikarenakan kualitas SDM menjadi penopang utama agar Indonesia, termasuk Lampung, mampu mengambil peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi global.

Ia menegaskan Lampung diproyeksikan memiliki posisi penting dalam menyongsong Indonesia Emas.

Sehingga kedepan pembangunan SDM, termasuk melalui penguatan profesi keinsinyuran, menjadi investasi jangka panjang yang sangat menentukan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia Agus Taufik Mulyono mengapresiasi kontribusi Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat ekosistem profesi keinsinyuran.

Ia menegaskan keberadaan insinyur harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat melalui inovasi, kompetensi, dan penerapan etika profesi yang kuat.

Agus juga memberikan apresiasi khusus atas terbitnya Instruksi Gubernur Lampung yang mewajibkan kepala daerah, kepala dinas, dan pihak terkait dalam praktik jasa konstruksi memiliki Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI).

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah progresif dan dapat menjadi contoh di tingkat nasional.

“Ini luar biasa, Lampung menjadi provinsi pertama yang memiliki instruksi gubernur terkait penguatan praktik keinsinyuran. Ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujar Agus.

Pengukuhan ini tidak hanya menjadi pencapaian akademik personal, tetapi juga menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kepemimpinan yang terus belajar, adaptif, dan berbasis kompetensi.

Momentum ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus mendorong lahirnya SDM unggul, profesional, dan berdaya saing sebagai fondasi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Berita Terkait

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung
Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas
Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September
Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:03 WIB

Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WIB

Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 21:21 WIB

Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 21:00 WIB

Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas

Berita Terbaru