LAMPUNGCORNER.COM, Metro — Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro telah menyiapkan aplikasi Citigov untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak.
Hal tersebut diungkapkan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPPRD Kota Metro, Mirza Marta Hidayat saat dikonfirmasi diruangannya, Senin (02/01/2023).
Dikatakannya, dengan adanya aplikasi tersebut dipastikan mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dari rumah.
“Jadi, mengingat kita sekarang sudah ada di zaman yang serba elektronik seperti ini. Aplikasi ini dianggap menjawab kebutuhan masyarakat. Terlebih saat ini Pemkot Metro terus memaksimalkan pelayanan terkhusus dalam pembayaran pajak,” ungkapnya.
Ia menjelaskan aplikasi Citigov itu sendiri sudah dapat diakses masyarakat hanya dengan mendownloadnya di Playstore.
Bahkan aplikasi itu tidak hanya memudahkan masyarakat dalam pembayaran pajak saja, dalam aplikasi tersebut juga telah ada sistem peringatan terhadap waktu pembayaran pajaknya.
“Terlebih untuk pajak reklame ya, disitu ada warna sebagai pengingatnya, kalau warnanya hijau berati sudah dibayar, kalau kuning berati pajak tersebut sudah hampir masuki masa pembayaran kembali, dan apabila warnanya merah berati sudah jatuh tempo. Wajib bayar,” ujarnya.
Bagi aplikator atau Pemkot Metro sendiri, aplikasi Citigov juga mempermudah pemerintah dalam melihat data realisasi pajaknya, yang dapat diperoleh real-time.
“Untuk beberapa pajak dan retribusi sudah bisa kita lihat perkembangannya real-time ya, namun untuk keseluruhan masih memerlukan waktu,” imbuhnya.
Untuk launching aplikasi tersebut, lanjutnya, masih dalam perencanaan, karena aplikasinya juga masih dalam pengembangan dan belum ditemukan nama untuk aplikasi tersebut.
Meski belum dilaunching, Mirza menegaskan aplikasi tersebut sudah dapat diakses masyarakat.
“Kita belum launching, masih menunggu momen yang pas, namun kita juga tetap sosialisasikan itu kemasyarakat, ketika masyarakat melakukan pembayaran pajak dikantor,” tegasnya.
“Untuk namanya juga belum dapat, seperti didaerah lain kan sudah ada namanya. Nah kita masih memikirkan nama tersebut,” pungkasnya.(*)
Red









