HMI Cabang Bandar Lampung Menolak Kedatangan Eko Patrio : Eko Tak Pantas Injak Bumi Ruwa Jurai

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Rafly Nugraha

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Lampung tidak butuh pejabat yang lebih sibuk berpesta ketimbang bekerja untuk rakyat. Kedatangan Eko Patrio ke Bumi Ruwa Jurai justru pantas ditolak, karena ia menjadi simbol nyata bagaimana anggota dewan di negeri ini sering kali lupa diri setelah duduk di kursi empuk kekuasaan.

Video dirinya yang berjoget riang ketika membahas kenaikan tunjangan DPR adalah bukti telanjang: ia lebih senang merayakan keuntungan pribadi daripada memikirkan jeritan rakyat.

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, harga kebutuhan pokok meroket, dan pelayanan publik yang masih jauh dari kata layak, aksi semacam itu adalah penghinaan terang-terangan.

Baca Juga :  Pendapatan Retribusi Lampung Capai Rp249,64 Miliar, OPD Didorong Genjot PAD

Pejabat publik seharusnya bekerja untuk rakyat, bukan merayakan previliege mereka. Masyarakat Lampung tidak seharusnya menyambut tamu yang jelas-jelas menunjukkan ketidakpekaan sosial seperti ini.

Penolakan terhadap kedatangannya bukan sekadar reaksi emosional, melainkan bentuk perlawanan moral. Rakyat sudah muak dengan pejabat yang menjadikan jabatan sebagai panggung hiburan dan pencitraan.

Jika Eko Patrio datang hanya untuk tampil di depan kamera, bersalaman dengan pejabat lokal, dan pulang tanpa solusi, lebih baik ia tidak datang sama sekali.

“Bumi Lampung adalah tanah yang suci, tidak Sudi menerima wakil rakyat yang tidak memikirkan nasib Rakyatnya,” Rafly Nugraha (Pengurus HMI Cabang Bandar Lampung bidang Politik dan Demokrasi)

Baca Juga :  Kunker ke PLN Lampung, DPR Soroti Ketergantungan Listrik dari Sumsel

Lampung butuh pemimpin yang rendah hati, siap mendengarkan keluhan rakyat, dan bekerja nyata, bukan sekadar selebritas politik. Mengundang pejabat seperti Eko Patrio ke Lampung sama saja menormalisasi sikap arogan anggota DPR yang lebih senang berjoget saat kantong mereka bertambah tebal.

Penolakan ini harus menjadi alarm bagi semua pejabat: rakyat Lampung tidak bisa lagi dibohongi dengan senyuman dan gimmick. Jika mereka datang dengan niat pamer kekuasaan, maka rakyat berhak menutup pintu dan menyatakan dengan lantang: “Kami tidak butuh pejabat arogan di tanah kami!”. (*)

Berita Terkait

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik
Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar
Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif
Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital
Bupati Novriwan Dorong Zakat dan KUR Super Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tubaba
Berita ini 221 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Berita Terbaru