Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mendorong pengelolaan keuangan daerah yang modern, tertib, transparan, dan akuntabel. Upaya tersebut diwujudkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi SIPD-RI pada Modul Penatausahaan Keuangan Daerah di lingkungan Pemkab Tubaba Tahun 2026, Rabu (26/08/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Bupati Lantai III Pemda Tubaba itu secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Tubaba, Iwan Mursalin. Bimtek diikuti pejabat perencanaan, pejabat penatausahaan keuangan, bendahara pengeluaran SKPD dan BLUD, serta jajaran pejabat administrasi, pengawas, dan fungsional terkait di lingkungan Pemkab Tubaba.

Dalam arahannya, Sekda Iwan Mursalin menegaskan bahwa SIPD-RI merupakan platform digital terintegrasi yang memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah. Salah satu bagian terpenting di dalamnya adalah modul penatausahaan yang memastikan setiap transaksi keuangan daerah tercatat secara akurat, transparan, dan akuntabel, mulai dari proses perencanaan hingga pelaporan.

Baca Juga :  Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo

“SIPD-RI merupakan platform digital terintegrasi dengan modul penatausahaan sebagai jantungnya yang berfungsi memastikan setiap transaksi keuangan daerah mulai dari perencanaan hingga pelaporan tercatat secara akurat, transparan, dan akuntabel,” ujar Iwan.

Menurutnya, penerapan SIPD-RI bukan sekadar memindahkan sistem kerja dari manual ke digital. Lebih dari itu, transformasi tersebut membutuhkan perubahan budaya kerja dan pola pikir dari seluruh aparatur yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kegiatan bimbingan teknis ini tidak hanya sekadar perubahan teknis dari sistem manual ke digital, tetapi juga menuntut perubahan budaya kerja dan mindset seluruh aktor terkait, baik pejabat perencana, penatausahaan keuangan maupun bendahara, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, dan sesuai aturan,” lanjutnya.

Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para peserta mengenai konsep serta alur kerja SIPD-RI, khususnya pada modul penatausahaan keuangan daerah.

Baca Juga :  Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Peserta juga dibekali kemampuan mengoperasikan berbagai fitur penting dalam aplikasi, mulai dari penatausahaan belanja, penatausahaan pendapatan, hingga penyusunan laporan keuangan.

Dengan demikian, peserta diharapkan tidak hanya memahami penggunaan SIPD-RI secara teori, tetapi juga mampu mengoperasikannya secara praktis. Kompetensi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengelolaan keuangan daerah agar semakin efektif, tertib, transparan, dan akuntabel.

Sesi bimbingan teknis selanjutnya disampaikan oleh Nurhasanah dan Novia Anisa Kuswaro Putri selaku pendamping dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tubaba berharap kapasitas aparatur pengelola keuangan semakin kuat. Pada saat yang sama, penerapan sistem digital diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang semakin modern, efektif, dan berkualitas. (*)

Berita Terkait

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN
Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana
Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh
Pemkab Tubaba Finalisasi Sengketa Lahan LSD 50 Hektare di Bandar Dewa
Kejari Lamtim Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp1,27 Miliar, 43,2 Hektare Lahan Perkantoran Pemda Kini Bersertifikat
TWA Rawa Kandis Disiapkan Jadi Wisata Edukasi, Konservasi Tetap Jadi Prioritas
RSUD Ryacudu Terbakar, Bupati Hamartoni Minta Penanganan Pascakebakaran Dilakukan Cepat
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:57 WIB

12 Kursi Eselon II Lampura Kosong, Persetujuan Selter JPTP Diajukan ke BKN

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh

Rabu, 2 September 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Tubaba Finalisasi Sengketa Lahan LSD 50 Hektare di Bandar Dewa

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB