Ini Kegunaan Alat Terapi Plasma Konvalesen Seharga Rp1 Miliar, akan Dibeli Pakai CSR Bank Lampung

- Jurnalis

Rabu, 21 Juli 2021 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana audiensi PMI Lampung dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Rabu (21/7/2021). FOTO: Humas Pemprov Lampung

Suasana audiensi PMI Lampung dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Rabu (21/7/2021). FOTO: Humas Pemprov Lampung

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berupaya mempercepat hadirnya alat terapi plasma konvalesen melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung. Hal itu terungkap dalam audiensi pengurus PMI Lampung di Mahan Agung, Rabu (21/7/2021).

Arinal mengatakan alat itu akan dibeli melalui dana CSR Bank Lampung, untuk upaya penyembuhan pasien covid-19.

“Saya keluarkan karena keperluannya darurat. CSR memang untuk kepentingan sosial dan kepentingan masyarakat. Saya akan bantu karena berkaitan dengan nyawa,” kata Arinal.

Ketua PMI Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengatakan, alat terapi tersebut adalah sterile connecting devices yang merupakan alat pendonor plasma konvalesen untuk diberikan kepada pasien covid-19.

Sementara plasma konvalesen adalah plasma yang diambil dari penyintas covid-19 untuk didonorkan kepada pasien yang masih terinfeksi.

“Terapi plasma konvalesen yaitu memberikan plasma darah yang mengandung anti bodi dari pasien covid-19 yang sembuh diberikan kepada yang masih sakit. Alat itu segera hadir di Unit Transfusi Darah PMI Lampung,” ujar Riana.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026

Riana menjelaskan alat ini didatangkan sebagai solusi agar plasma dapat terambil lebih maksimal. Sementara harga satu unit alat itu berkisar Rp1 miliar.

Karena sebelumnya pengambilan plasma konvalesen masih dilakukan secara konvensional sehingga hanya dapat dilakukan dengan siklus dua bulan sekali.

“Dengan alat ini maka plasma akan terambil lebih maksimal, dimana satu orang bisa minimal 400 ml bahkan 600 ml sehingga siklus pengambilannya juga menjadi lebih cepat yaitu dua minggu sekali,” ujarnya.

Riana mengatakan dengan demikian satu orang bisa menjadi donor konvalesen setiap dua minggu sekali sepanjang titer antibodinya tinggi.

Baca Juga :  Wagub Jihan Terima Kunjungan Kohati HMI Bandar Lampung, Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan Muda

“Dan ini biasanya maksimal enam bulan setelah itu antibodinya akan menurun atau hilang sama sekali” katanya.

Sementara, Kepala UTD PMI Lampung dr. Aditya M. Biomed mengatakan, melalui alat itu satu orang hanya dibutukan waktu sekitar setengah jam untuk mendonorkan plasma konvalesen.

Aditya menjelaskan seseorang yang memiliki berat diatas 55 kg bisa diambil sebanyak 400 ml, sedangkan diatas 65 kg bisa 600 ml.

“Dua minggu kemudian bisa diambil kembali,” katanya.

Aditya mengatakan pendonor plasma yang sebelumnya dengan cara konvensional, satu orang hanya bisa 200 ml kemudian diambil dua bulan kemudian.

“Plasma konvalesen itu cuma bisa diambil maksimal enam bulan dari orang yang sudah sembuh karena jika lewat dari situ dia tidak bisa donor lagi,” katanya. (*)

Red

Berita Terkait

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian
Wagub Jihan Ajak IPM Jadi Pelopor Peningkatan SDM dan Pembangunan Daerah
Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029
Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat
Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026
Wagub Jihan Hadiri Rapat Pleno TPAKD, Dorong Percepatan Literasi dan Inklusi Keuangan
Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung
Gubernur Mirza TApresiasi Kontribusi Masyarakat Minang dalam Pembangunan Lampung
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:10 WIB

Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:37 WIB

Sekda Lampung: Belanja Wajib Jadi Prioritas Utama APBD 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WIB

Wagub Jihan Hadiri Rapat Pleno TPAKD, Dorong Percepatan Literasi dan Inklusi Keuangan

Berita Terbaru

Ilustrasi gambar hasil AI.

LAMPUNG UTARA

Lokasi Penyambutan Jemaah Haji Lampura Berubah, Ini tempatnya!

Jumat, 12 Jun 2026 - 12:30 WIB