Jelang Bulan Ramadhan, Lampung Tunjukan Angka Positif Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Provinsi Lampung menunjukan angka positif di awal tahun dan menjelang Ramadhan pada pengendalian inflasi.

Berdasarkan data pencatatan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, hingga 16 Januari 2026.

Provinsi Lampung mengalami penurunan Indeks Perkembanagn Harga (IPH) sebesar -1,33 persen pada minggu ke-3 dibandingkan bulan Desember 2025 yang lalu.

Pencapaian tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (19/1/2026).

Rakor dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Tomsi Tohir dan diikuti oleh seluruh kepala daerah serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang) Bani Ispriyanto, yang hadir mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, secara virtual, di Ruang Command Center, Lantai II Diskominfotik Provinsi Lampung.

Baca Juga :  DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir

Sementara itu, secara nasional tercatat sebanyak 12 provinsi mengalami kenaikan IPH, 25 provinsi mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, dan 1 provinsi stabil.

Komoditas penyumbang andil kenaikan IPH di 12 provinsi yang mengalami kenaikan IPH adalah Bawang Merah, Cabai Rawit dan Daging Ayam Ras.

Secara khusus Provinsi Lampung, terdapat 3 komoditas penyumbang andil penurunan IPH, yakni Cabai Merah, Bawang Merah dan Cabai Rawit.

Tomsi Tohir menginstruksikan kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di tiap daerah untuk turun langsung memantau harga komoditas di setiap minggu-nya, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Cek betul sampai ke gudang, saya harap tahun ini adalah tahun terbaik, kita sudah mengalami dari tahun ke tahun setiap mau lebaran selalu naik tinggi,” tegasnya.

Baca Juga :  Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I

Ia menyoroti kenaikan signifikan rata-rata angka inflasi perbulan (month-to-month) yakni sebesar 0,3 persen menjadi 1,6 persen di tahun 2025 yang lalu, dengan kata lain naik menjadi 5 kali lipatnya.

“Berarti naiknya 5 kali lipat, seluruh komoditas dan ada yang naik keterlaluan yang biasanya diangka 30 ribu-an menjadi 100 ribu lebih. Hal ini tidak wajar, harus kita cegah,” ujarnya.

Tomsi berharap rakor ini menjadi forum komunikasi serta mencari solusi atau jalan keluar dalam mengendalikan inflasi di daerah terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. (*)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT
Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat
Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi
Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi
Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia
Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Peduli Warga Rentan, Dinsos Lampura Usulkan Bedah Rumah dan Bantuan Modal untuk Supri
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:50 WIB

HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB