LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung mulai mematangkan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Patria Tama Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026).
Rakor yang melibatkan berbagai instansi ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang hingga pasca Idul Fitri, terutama terkait arus mudik dan arus balik.
Melalui forum koordinasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan menyatukan langkah serta memperkuat sinergi guna mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kota Bandar Lampung.
Dikutip dari laman resmi Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan.
“Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan kegiatan preemtif dan preventif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Operasi Ketupat Krakatau 2026 direncanakan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 hingga 26 Maret 2026. Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung akan mengerahkan sebanyak 596 personel gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, serta berbagai instansi pendukung lainnya.
Sebagai bagian dari upaya pengamanan, sejumlah pos akan didirikan di berbagai titik strategis di Kota Bandar Lampung. Pos tersebut meliputi enam pos pengamanan, tiga pos pelayanan, serta satu pos terpadu yang difokuskan pada kawasan dengan potensi kepadatan aktivitas masyarakat.
Penempatan pos-pos tersebut akan difokuskan pada lokasi yang menjadi pusat mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, terminal, pelabuhan, hingga bandara.
Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, seluruh pihak diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi dan menyiapkan langkah-langkah strategis, sehingga pelaksanaan pengamanan Idul Fitri di Kota Bandar Lampung dapat berjalan optimal, aman, dan kondusif. (*)
Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari















