Jelang Idul Fitri, Polresta Bandar Lampung Siapkan 596 Personel dalam Operasi Ketupat 2026

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi dalam rangka Persiapan Operasi Ketupat Krakatau 2026, Jumat (6/3/2026). Sumber: Polda Lampung

Rapat Koordinasi dalam rangka Persiapan Operasi Ketupat Krakatau 2026, Jumat (6/3/2026). Sumber: Polda Lampung

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung mulai mematangkan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Patria Tama Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026).

Rakor yang melibatkan berbagai instansi ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang hingga pasca Idul Fitri, terutama terkait arus mudik dan arus balik.

Melalui forum koordinasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan menyatukan langkah serta memperkuat sinergi guna mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kota Bandar Lampung.

Baca Juga :  Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Dikutip dari laman resmi Polda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan.

“Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan kegiatan preemtif dan preventif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Operasi Ketupat Krakatau 2026 direncanakan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 hingga 26 Maret 2026. Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung akan mengerahkan sebanyak 596 personel gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, serta berbagai instansi pendukung lainnya.

Sebagai bagian dari upaya pengamanan, sejumlah pos akan didirikan di berbagai titik strategis di Kota Bandar Lampung. Pos tersebut meliputi enam pos pengamanan, tiga pos pelayanan, serta satu pos terpadu yang difokuskan pada kawasan dengan potensi kepadatan aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Penempatan pos-pos tersebut akan difokuskan pada lokasi yang menjadi pusat mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, terminal, pelabuhan, hingga bandara.

Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, seluruh pihak diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi dan menyiapkan langkah-langkah strategis, sehingga pelaksanaan pengamanan Idul Fitri di Kota Bandar Lampung dapat berjalan optimal, aman, dan kondusif. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas
Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Berita Terbaru