Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Puluhan kader banteng di Lampung menggelar konsolidasi dan menyatakan sikap tidak lagi memberikan kesempatan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Sudin, untuk kembali menjabat pada periode 2025–2030.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam konsolidasi itu antara lain Mantan Sekretaris DPD PDIP Lampung Tulus Purnomo, Mantan Ketua DPC PDIP Tulang Bawang Samsul Hadi, Mantan Pengurus DPD PDIP Lampung Sukri Baihaki, Mantan Anggota DPRD Lampung Barat Abujen Purnomo, Mantan Pengurus DPC PDIP Lampung Timur Ketut Erawan, Darmadi, serta tujuh Ketua PAC PDIP Bandar Lampung.
Tulus Purnomo mengatakan, para kader merasa perlu menyampaikan sikap menjelang Konferda sebagai siklus lima tahunan partai untuk pergantian kepemimpinan di Lampung.
“Setelah mencermati perkembangan politik di Lampung, kami menilai perlu ada evaluasi terhadap kinerja politik partai di provinsi ini. Kekalahan demi kekalahan dalam pileg, pilkada, dan pilpres menunjukkan perlunya kepemimpinan yang lebih kuat,” kata Tulus, Sabtu (20/9).
Ia juga menyoroti kepemimpinan Sudin yang dinilai tidak aktif dalam agenda politik partai, adanya pengkotak-kotakan kader, hingga dugaan intimidasi dalam proses penjaringan calon ketua DPD.
“Atas kondisi ini, kami menilai ada indikasi kesalahan dalam kepemimpinan Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung saat ini,” tegasnya.
Melalui pernyataan sikap tersebut, para kader menyerukan tiga hal penting:
1. Kepada Ketua umum DPP PDI Perjuangan di Jakarta untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh atas kinerja ketua PDI Perjuangan Provinsi Lampung masa bakti 2020-2025.
2. Tidak lagi memberikan kesempatan kepada ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung yang lama untuk menjabat kembali sebagai ketua DPD PDI Perjuangan periode 2025-2030.
3. Menunjuk ketua DPD PDI Pejuangan Provinsi Lampung periode 2025-2030 yang mampu mempersatukan seluruh komponen partai dan mampu menkonsolidasikan partai untuk kemenangan pemilu legislatif, pemilu kepala daerah dan pemilu presiden pada masa yang akan datang. (*)















