KADIN Lampung Tolak Impor 105 Ribu Mobil India, Akan Digunakan Untuk Koperasi Merah Putih

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Lampung menyatakan sikap sejalan dengan KADIN Pusat dalam menolak rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga dari India untuk kebutuhan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Sikap tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang Industri dan Perdagangan KADIN Lampung, Munir Abdul Haris, Senin (23/2/2026).

Ia meminta Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor mobil senilai Rp24,66 triliun tersebut karena dinilai tidak sejalan dengan semangat kemandirian ekonomi nasional.

“Kami sejalan dan sependapat dengan KADIN Pusat agar Bapak Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor mobil dari India. Saya yakin Presiden konsisten dengan apa yang sering beliau sampaikan, bahwa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri secara ekonomi, berdaulat di bidang politik, dan berkepribadian di bidang budaya,” kata Munir.

Baca Juga :  800 Ribu Hektare Disasar, Pupuk Hayati Cair Diyakini Dongkrak Produksi Tanaman Pangan di Lampung

Menurut Munir, penggunaan mobil Maung sebagai kendaraan operasional Presiden merupakan wujud nyata kecintaan terhadap produk dalam negeri.

Hal itu seharusnya menjadi teladan dan diikuti oleh kebijakan-kebijakan strategis lainnya, termasuk dalam pengadaan kendaraan operasional pemerintah.

“Penggunaan mobil Maung adalah langkah konkret yang patut dibanggakan. Ini menunjukkan jiwa patriotisme Presiden dan keberpihakan pada produk dalam negeri. Konsistensi ini harus dilanjutkan dengan kebijakan lain, bukan justru membuka kran impor,” tegasnya.

Munir mengaku terkejut dengan munculnya rencana impor kendaraan dari India tersebut, terlebih kabarnya sekitar 200 unit telah tiba di Indonesia. Ia menilai kebijakan itu tidak sejalan dengan semangat awal pemerintahan Presiden Prabowo.

“Saya yakin ini bukan kehendak Presiden, melainkan ulah segelintir orang di lingkaran kekuasaan. Presiden harus segera membatalkan rencana ini,” ujar Munir yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung.

Baca Juga :  Resmi! Piala Kapolresta Esports Kota Bandar Lampung Sukses Digelar

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung ini menegaskan, kebutuhan kendaraan pickup untuk KDKMP seharusnya menjadi momentum memperkuat industri otomotif nasional, bukan justru bergantung pada produk luar negeri.

“Ini peluang besar untuk mendorong industri otomotif dalam negeri agar tumbuh dan berdaya saing,” pungkasnya.

Diketahui, rencana impor tersebut dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dengan rincian 35.000 unit mobil pickup 4×4 dari Mahindra & Mahindra Ltd, 35.000 unit pickup 4×4 dari Tata Motors, serta 35.000 unit truk roda enam dari produsen yang sama. (*)

Berita Terkait

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar
Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care
Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan
Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan
Marga Buay Bulan Bersatu Sampaikan Aspirasi, Pemkab Tubaba Dorong Penyelesaian Persoalan dengan PTPN I
Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan
Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi
Pemkab Tubaba Matangkan Program SINITA, Ditargetkan Mulai Agustus 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Pemkab Tubaba dan BPN Perkuat Sinergi, Tata Kelola Pertanahan Didorong Makin Transparan

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:21 WIB