Kasus Peluru Nyasar Kena Bayi, Pak Kapolresta Apa Kabar?

- Jurnalis

Sabtu, 10 Desember 2022 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibrahim, bayi yang menjadi korban peluru nyasar. Foto: dokumentasi keluarga

Ibrahim, bayi yang menjadi korban peluru nyasar. Foto: dokumentasi keluarga

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kasus peluru nyasar yang mengenai kaki bayi bernama Ibrahim, warga Jl Pramuka, Kuripan, Telukbetung Barat (TbB) belum menemukan titik terang.

Perkembangan kasus masih sama. Pihak kepolisian melakukan uji balistik untuk mengetahui asal usul peluru.

Selain itu, mereka menyisir radius 500 meter rumah korban untuk mencari dari arah mana peluru ditembakkan.

Dikonfirmasi soal ini Kamis-Jumat (8-9/12/2022), Kapolresta Bandarlampung Kombes Ino Harianto enggan merespons.

Demikian juga Kasatreskrim Kompol Dennis Arya Putra yang dimintai keterangan Jumat (8/12/2022).

Baca Juga :  Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas

Sementara, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menyerahkan jawaban kepada Ino.

Akibat ‘bungkamnya’ pihak kepolisian ini, muncul berbagai spekulasi soal asal peluru di masyarakat.

Mulai tembakan aparat yang meleset saat memburu penjahat, sampai berasal dari tembakan peringatan ketika aparat membubarkan tawuran dan geng motor.

Di sisi lain, kondisi Ibrahim, bayi berumur 1 tahun 9 bulan itu sudah membaik. Selasa (6/12/2022) pagi, ia telah diperbolehkan pulang.

Rahmanuddin (29), sang ayah, menjelaskan awal terkena tembakan anaknya sering menangis dan rewel.

Baca Juga :  HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas

“Kalau sekarang alhamdullilah sudah baikan bahkan ceria dan mau diajak main,” katanya.

Dia mengatakan alasan dokter Rumah Sakit Urip Sumoharjo memperbolehkan pulang dikarenakan luka itu tidak fatal.

“Sekarang lebih baik, sudah pemulihan. Kakinya juga sudah boleh menapak ke tanah, sehingga diperbolehkan pulang,” sebutnya.

Namun ia mengaku belum mengetahui perkembangan kasus ini dari kepolisian.

“Baru pertama itu dimintai keterangan saat laporan ke Polresta Bandarlampung,” ujarnya. (*)

Artikel: Rilis.id lampung

Berita Terkait

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Persiapan Lomba Pingpong di SKB Berujung Dugaan Penganiayaan, Korban Lapor Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:10 WIB

Kantor pemkab Lampura. Foto dok

BREAKING NEWS

Ukom Pejabat Eselon II Lampura Dimulai, 11 Jabatan Masih Kosong

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:03 WIB

NASIONAL

DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:37 WIB