Kejari Lampura Tetapkan Mantan Kades Sebagai Tersangka Penyelewengan Dana Desa

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER, Lampura –Kejaksaan Negeri Lampung Utara telah menetapkan kepala Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi Periode 2015-2021, Jonsen (52) sebagai tersangka kasus korupsi proyek penyalahgunaan Dana Desa, Selasa (15/07/2025).

 

Kasi Pidsus Muhammad Azhari Tanjung di dampingi Kasi Intel, Ready Mart Handry Royani, mengatakan pihaknya telah menetapkan mantan Kepala Desa Sekipi tersebut atas kasus penyalahgunaan Dana Desa proyek pembangunan lapangan sepak bola pada tahun anggaran 2018.
“Dari hasil penyelidikan yang cukup lama, disimpulkan satu orang tersangka, sementara, dalam tugas dan fungsi dalam mengelola dana desa” kata Azhari Tanjung
Perbuatan melawan hukumnya, ditemukan ada kekurangan Volume, pekerjaan tidak sesuai dengan RAP analisis harga satuan barang tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya.
Dalam Proyek yang pagu anggarannya hampir satu miliar tersebut, Tim dari Inspektorat menemukan adanya kerugian negara sebesar 434.962.250 juta rupiah.
Pasca ditetapkan tersangka Kejaksaan langsung mengglandang Johnson, menuju rutan Kelas II B Kotabumi, untuk menjalani tahanan.
“Tersangka atas nama Jonsen disangkakan melanggar Primer pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dengan Undang-undang No.20 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, subsider pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi” ungkap Azhari Tanjung
Atas pasal yang telah dilanggarnya, Jonsen akan di tahan selama 20 hari kedepan.
“Terhadap penetapan tersangka tersebut Jonsen selaku mantan Kepala Desa Sekipi telah dilakukan penahanan rutan selama 20 hari guna kebutuhan penyidikan”, tutupnya.

Berita Terkait

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi
Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas
Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial
Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan
Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB
Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik
Debu Vulkanik GAK Menyebar, Sekolah di Lampura Beralih ke Pembelajaran Online
Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Senin, 28 September 2026 - 12:25 WIB

Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan

Selasa, 8 September 2026 - 10:59 WIB

Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Lamtim Genjot Aktivasi IKD, Bansos Harus Tepat Sasaran

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:54 WIB