Kisah Pilu Pasutri Terpapar Corona: Istri Meninggal Duluan, Suami Empat Hari Kemudian

- Jurnalis

Jumat, 30 Juli 2021 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemulasaraan saat menjemput jenazah di rumahnya. Foto: Istimewa

Petugas pemulasaraan saat menjemput jenazah di rumahnya. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Kabar duka datang dari pasangan suami istri (pasutri) di Kelurahan Sepangjaya, Kecamatan Labuhanratu, Bandarlampung, yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Ketua RT 09 Lingkungan 1 Kelurahan Sepangjaya, Nurdin menceritakan pasutri bernama Abdul Manaf Sabuan dan Amanah, itu positif terinfeksi virus corona sehari setelah perayaan Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah/2021.

Karena bergejala, pasutri tersebut sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM). Amanah lebih dulu meninggal dunia pada Sabtu (24/7/2021).

Baca Juga :  Gubernur Mirza Dampingi Wamen Investasi dan Hilirisasi Tinjau Calon Lokasi Pabrik Bioetanol di Pesawaran

“Namun, tiga hari dirawat di rumah sakit, Ibu Amanah meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Nurdin saat ditemui di kediamannya, Jumat (30/7/2021).

Tiga hari setelah Amanah wafat, sang suami meminta kepada keluarga untuk dibawa pulang ke rumah. Belum genap sehari menjalani isolasi mandiri, Abdul dinyatakan meninggal dunia.

“Jadi, bukan dua-duanya yang isoman (isolasi mandiri), tapi satu meninggal di rumah sakit, satu di rumah,” kata Nurdin.

Baca Juga :  Wagub Jihan Minta Gapembi Rapikan Administrasi dan Standar Dapur MBG di Lampung

Nurdin menjelaskan pemakaman pasutri tersebut dilakukan dengan standar protokol kesehatan di tempat pemakaman umum (TPU) Jayapura, Kelurahan Sepangjaya.

Sementara kedua anak almarhum, menurut Nurdin, hingga saat ini sedang menjalani isoman di rumah. Mereka pun dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes antigen.

“Meski negatif, tetap kita minta isolasi, dan tidak boleh kemana-mana terlebih dahulu,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru