Kisah pilu, Seorang pembantu yang Sering Kelaparan hingga Cari Makanan di Tong Sampah

- Jurnalis

Sabtu, 10 April 2021 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariyem (44) mengenakan kerudung biru

Pariyem (44) mengenakan kerudung biru

Probolinggo –  Setiap perempuan punya kekuatan untuk mengatasi setiap hambatan dan tantangan yang ada. Bahkan dalam setiap pilihan yang dibuat, perempuan bisa menjadi sosok yang istimewa. Perempuan memiliki hak menyuarakan keberaniannya memperjuangkan sesuatu yang lebih baik untuk dirinya,

kini kisah Seorang Pembantu di Kota Probolinggo, Pariyem (44) tengah menjadi pemberitaan hangat di publik. Setelah nekat melompat dari lantai 2 rumah majikan karena kelaparan, ia juga mengungkap kisah pilunya.

Pariyem menjadi pembantu di rumah yang ditempati Menuk (56) dan Usman (60). Rumah mewah ini berada di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Ia sudah 3 kali kepergok warga lompat dari rumah majikannya. Yang terakhir pada Selasa (16/2). Aksi nekat itu sering ia lakukan karena merasa kelaparan di rumah tersebut.

“Sering mencari makan dan dimasak lagi untuk dimakan bersama anaknya, karena lapar dan jarang memasak di tempat kerjanya. Terpaksa cari sisa makanan di depan Pizza Hut Delivery, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo,” ujar Pariyem, Kamis (18/2/2021).

Baca Juga :  Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB

Pariyem bekerja di rumah itu sejak 2014 akhir. Ia mengaku sering mendapatkan perlakuan tidak baik dari majikan perempuannya, Menuk. Menurutnya, kalau Usman dan anak-anaknya baik dan sering membawakan makanan.

“Kerja di sana sudah 5 tahun 2 bulan, digaji Rp 300 ribu per bulan. Dan sering marah majikan kalau ada pekerjaan yang tidak cocok dengan kemauan majikan perempuan. Hanya majikan perempuan saja yang kurang baik ke saya, kalau anak dan suaminya baik,” jelas Pariyem.

Menurutnya, keluarga majikan jarang memasak dan lebih sering membeli makanan siap saji. Kemudian kalau majikan keluar kota, pintu kerap dikunci. Sehingga Pariyem kesulitan untuk keluar dari rumah itu. Lalu saat rasa lapar melanda, ia nekat melompat dari lantai 2 rumah mewah itu.

Baca Juga :  Hardiknas 2026 Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Inklusif di Provinsi Lampung

“Dan jalan menuju ruko Pizza Hut sekitar 100 meter dari tempat kerja, dan mencari makanan sisa yang masih layak di makan. Mayoritas roti dan pizza yang sering diambil dan dimasak lagi untuk dimakan bersama anaknya,” kata Pariyem.

Sebelumnya, Ketua RT 04 RW 01, Titik W mengaku tidak terima dengan upaya damai yang dilakukan pihak majikan. Ia merasa kasihan kepada Pariyem dan anaknya, yang diduga telah menjadi korban penganiayaan dan penyekapan. Bahkan pihaknya mengajak Pariyem melapor ke polisi. Kasus ini, masih dalam penanganan di Unit PPA (Perlindungan Perempuan Dan Anak) Satreskrim Polres Probolinggo Kota. (*)

 

Sumber[ Detik.com ]

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Kunjungi Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Upaya Tingkatan Kualitas Pelayanan Publik 
Mantapkan Persiapan HPN dan Porwanas di Lampung, PWI Silaturahmi ke 7 Organisasi Pers
Gubernur Mirza Apresiasi Jajaran Unhan dan Seluruh Peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri Tahun 2025-2026 di Lampung
Gubernur Mirza Dorong Penguatan Obligasi dan Sukuk Daerah, Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Pemprov Lampung Anggarkan BPJS Kesehatan Senilai Rp125 Miliar Tahun 2026
DPD KNPI Kabupaten Pesawaran Segera Gelar Musda Ke-IV
Pimpin Apel Mingguan, Sulpakar Tekankan Budaya Disiplin ASN
PWI Gandeng KONI Lampung Siapkan Penyelenggaraan Sekaligus Prestasi di Porwanas 2027
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:44 WIB

Sekdaprov Marindo Kunjungi Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Upaya Tingkatan Kualitas Pelayanan Publik 

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:47 WIB

Mantapkan Persiapan HPN dan Porwanas di Lampung, PWI Silaturahmi ke 7 Organisasi Pers

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:38 WIB

Gubernur Mirza Dorong Penguatan Obligasi dan Sukuk Daerah, Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:01 WIB

Pemprov Lampung Anggarkan BPJS Kesehatan Senilai Rp125 Miliar Tahun 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:48 WIB

DPD KNPI Kabupaten Pesawaran Segera Gelar Musda Ke-IV

Berita Terbaru