Home / LAMPUNG SELATAN

Senin, 24 Mei 2021 - 10:31 WIB

Liburan Sekeluarga Mobil Pic-up Grand Max Terjungkal, Tiga Orang Tewas, 12 Luka-luka

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung SelatanLiburan sekeluarga kebanyakan selalu  berakhir menyenangkan alias happy ending. Namun, tidak sedikit pula berujung petaka.

Seperti dialami satu keluarga asal Lampung Timur (Lamtim) yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Sutami, Tanjungbintang, Lampung Selatan, tepatnya di areal PTPN VII Unit Bergen pada Minggu (23/5/2021).

Tiga orang tewas di tempat sesaat setelah mobil pikap Daihatsu Grand Max  BE 8650 PN terguling ke areal perkebunan. Sebanyak 12 orang lainnya mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Edwin DW mengatakan kecelakaan terjadi pada Minggu sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurutnya, mobil pikap naas tersebut melaju dari Panjang, Bandarlampung menuju Sribawono, Lampung Timur.

BACA JUGA  Dua Pemuda Ditangkap, Usai Curi Ponsel Milik Guru

Edwin menduga sopir pikap kehilangan kendali hingga membuat mobil seketika terguling dan masuk parit.

“Sesampai di lokasi sopir kehilangan kendali setir dan seketika mobil terjungkal, berbalik arah, lalu masuk parit,” ujar Edwin seperti dilansir rilis.id (group lampungcorner.com), Minggu (23/5).

“Mobil mengangkut wisatawan yang masih satu keluarga, hendak pulang ke Lampung Timur,” lanjutnya.

Ia memastikan ketiga orang yang meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Imanuel Bandarlampung.

Sementara, 12 orang lainnya yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo di Bandarlampung.

“Sopir sudah kita amankan untuk diperiksa lebih lanjut,” ujar Edwin.

BACA JUGA  Dua Napi Lapas Kalianda Kendalikan Peredaran Narkoba, Para Kurirnya Ditangkap Duluan

Korban meninggal adalah Samin (66), Sri Rahayu (41), dan Melina Dwi Karyawati (19). Ketiganya warga Desa Gunung Pasirjaya, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur.

Sedangkan korban luka-luka, yakni Aprian Nabiansyah (13), Satikem (40), Addian Julianto (29), Bantara Ayub (5), dan Mauli (13).

Berikutnya, Maodi Aditya (16), Pariem (46), Tuniem (53), dan Sherli Aulia (8). Seluruhnya warga Gunung Pasirjaya.

Kemudian Susanti (34) dan Apion Jonanda (11), keduanya warga Desa Pugungraharjo, Sekampung Udik. Satu lagi Gea Diandhira (5) warga Desa Gedungram, Tanjungraya, Mesuji. (*)

Red

Share :

293 views

Baca Juga

LAMPUNG SELATAN

Mogok Diperlintasan, Kereta Api Babaranjang Tabrak Mobil Hingga Terseret 8 Meter

KESEHATAN

Lawan Covid-19, Ratusan Warga Binaan Lapas Kalianda Divaksinasi

LAMPUNG SELATAN

Anggota DPRD Provinsi Ini Ketuai IPSI Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN

Skenario Terburuk, BMKG Sebut Potensi Tsunami 29 M di Selat Sunda
Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN

Mitsubishi L300 Hantam Truk Tronton di Tol Bakauheni, Satu Orang Tewas

LAMPUNG SELATAN

Hindari Klaster Keluarga, Nanang Minta Warga yang Isoman Untuk Isoter di Rusunawa Kalianda

LAMPUNG SELATAN

Ratusan Kios Terbakar, Pemkab Lamsel Siapkan Pasar Siring Itik untuk Relokasi

LAMPUNG SELATAN

Mapolsek Candipuro Yang Dirusak Massa Akan Difasilitasi Bupati