Luapan Kali Way Belau Picu Banjir Parah, 100 KK Terdampak di Way Halim

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Hujan deras berintensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur Kota Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, kembali memicu bencana banjir di sejumlah titik.

Peristiwa ini kembali menyeret perhatian publik, sekaligus memantik kritik terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung yang dinilai belum menghadirkan solusi konkret untuk persoalan banjir yang terus berulang.

Salah satu titik terparah berada di Jalan Hanoman, Kampung Betawi RT 006, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim. Kawasan ini bukan sekadar terdampak, melainkan sudah menjadi “langganan” banjir yang setiap kali hujan deras datang, air langsung meluap ke permukiman warga.

Ketinggian air bahkan mencapai 1,5 hingga 1,7 meter, setara sepundak orang dewasa, merendam rumah-rumah dan memaksa warga berjuang menyelamatkan harta benda mereka.

Kiki, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa masyarakat sebenarnya telah berupaya menjaga saluran drainase agar tidak tersumbat. Namun, derasnya luapan air sungai tetap tak mampu dibendung.

Baca Juga :  Dua Ledakan Saat Kebakaran RSUD Ryacudu, Penyebab Masih Diselidiki

“Di sini memang langganan banjir. Mau bagaimana lagi, saluran airnya sempit, dan sampai sekarang belum ada solusi dari pemerintah,” ujarnya.

Kondisi semakin memprihatinkan karena mayoritas penghuni kawasan tersebut merupakan janda lansia. Dalam situasi darurat, warga harus saling bahu membahu mengevakuasi barang-barang, bahkan membantu tetangga yang sudah tidak mampu menyelamatkan diri sendiri.

“Semua kena banjir. Tetangga sebelah sudah tua, tidak ada yang membantu. Mau tidak mau kita gotong royong, meskipun rumah sendiri juga kebanjiran,” tuturnya.

Tak sedikit barang berharga seperti elektronik, pakaian, hingga perabot rumah tangga yang akhirnya terendam karena tidak sempat diselamatkan.

Ironisnya, warga mengaku belum pernah menerima bantuan maupun perhatian khusus dari pemerintah setempat terkait kondisi yang terus berulang ini.

“Bantuan tidak pernah kami dapat,” katanya.

Warga pun berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi di lapangan dan segera menghadirkan solusi nyata agar banjir tidak lagi menjadi ancaman rutin.

Baca Juga :  Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Lampung Buka Pendaftaran SMA Terbuka di 15 Kabupaten/Kota, Dibuka Hingga 13 Agustus, Bebas Usia 15-21 Tahun

“Kami berharap pemerintah bisa melihat langsung kondisi kami dan memberikan solusi terbaik supaya banjir tidak terjadi lagi,” harapnya.

Sementara itu, Camat Way Halim, Darwono, menyebutkan bahwa di wilayah Jagabaya I terdapat tiga titik terdampak banjir, yakni di Jalan Narada, Abimanyu, dan Tidore, dengan total sekitar 100 kepala keluarga (KK) terdampak.

Menurutnya, banjir terjadi akibat meluapnya aliran Kali Way Belau. Ia juga menyebut pihak Balai telah turun melakukan peninjauan.

“Ini karena luapan Kali Way Belau. Tadi dari pihak balai sudah datang meninjau. Kita tunggu tindak lanjut dari mereka karena ini kewenangan balai,” jelasnya.

Menanggapi keluhan warga terkait minimnya bantuan dan penanganan, Darwono menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya, termasuk pembersihan drainase dan mendorong gotong royong masyarakat.

“Kita sudah lakukan pembersihan, gotong royong juga berjalan, dan pihak balai sudah melakukan pengecekan,” pungkasnya. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu
Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan
Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik
Pasar Dekon, Ganefo dan Ampera Molor, Kartubi: Desember 2026 Kami Pastikan Selesai
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:08 WIB

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu

Selasa, 8 September 2026 - 16:36 WIB

Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Kamis, 3 September 2026 - 16:28 WIB

Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

Berita Terbaru