Marak Penipuan Investasi dan Arisan Bodong, Polda Jateng Berikan Beberapa Tips Untuk Menghindari Penipuan

- Jurnalis

Selasa, 24 Agustus 2021 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Semarang – Pada masa pandemi Covid-19 yang membuat banyak orang susah mencari nafkah.Susahnya mencari nafkah membuat angka kejahatan semakin marak. Oleh karena itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Al-qudusy meminta warga Jateng lebih berhati-hati dalam memilih investasi atau memutuskan mengikuti arisan.

Kabid Humas Polda Jateng menjelaskan beberapa waktu lalu ratusan warga melapor ke Polres Salatiga. Mereka melapor karena diduga telah menjadi korban penipuan arisan yang nominal arisan tersebut angkanya miliaran rupiah.

Saat dilakukan pendalaman kasus, pelaku arisan tersebut melarikan diri dari rumah kontrakannya di kawasan Perum Praja Mukti Kota Salatiga.

Baca Juga :  Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Kabid Humas Polda Jateng mengatakan pihaknya konsisten terus mengejar kasus arisan bodong ini. Adapun kasus arisan bodong tidak hanya terjadi di Salatiga saja, kasus arisan bodong juga terjadi di Blora dan Sragen.

“Jadi sebelum mengikuti investasi atau mungkin arisan, pastikan yang pertama tama bahwa informasi mereka memang jelas dan memang benar adanya,” jelas Kabid Humas Polda Jateng dilansir dari laman tribratanews.polri.go.id, Selasa (24/82021).

Kabid Humas Polda Jateng meminta masyarakat tak mudah tergiur dengan keuntungan yang ditawarkan investasi atau arisan. Mengingat, banyak oknum yang memanfaatkan sikap lengah dari masyarakat.

Baca Juga :  Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah

Paling tidak, peserta arisan atau investasi harus benar-benar mengecek kejelasan pemilik usaha ataupun perusahaan tersebut.

“Cari dan gali sedalam mungkin informasi mengenai instansi atau lembaga mereka. Karena sekarang ini banyak sekali penipuan yang dilakukan,” beber Kabid Humas Polda Jateng.

Pihaknya sangat mewanti-wanti masyarakat supaya lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan investasi yang memberikan tawaran keuntungan yang kurang masuk akal. (*)

Red

Berita Terkait

PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi
Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama
Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
PTPN I dan IPB Sulap Tankos Sawit Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru
Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gue Menolak Apa?
Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35 WIB

PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB