Optimalkan PAD, Bank Lampung dan Pemkot Metro Sepakat Tambah Tapping Box

- Jurnalis

Selasa, 21 September 2021 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU Bank Lampung dan Pemkot Metro. Foto: Istimewa

Penandatanganan MoU Bank Lampung dan Pemkot Metro. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Metro — Untuk mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD), Bank Lampung dan Pemkot Metro melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) pemanfaatan tapping box di Kantor Pemkot setempat, Senin (20/9/2021).

Penandatanganan dilakukan oleh Wali Kota Metro dr. Wahdi Sirajuddin dan Dirut Bank Lampung Presley Hutabarat. Juga disaksikan Wakil Wali Kota Metro K. Qomaru Zaman, Sekretaris Kota (Sekkot) Bangkit Haryo Utomo, Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof Mitra Djamal, para asisten, dan kepala OPD di lingkungan Pemkot Metro.

Dirut Bank Lampung Presley Hutabarat menjelaskan penandatangan MoU pemanfaatan tapping box merupakan perpanjangan dari MoU yang telah dilakukan sebelumnya.

“Hingga saat ini, alat tapping box yang telah terpasang di Metro sebanyak 30 buah dengan jumlah penerimaan hasil pajak restoran, hotel, dan tempat hiburan melalui alat tapping box mencapai kurang lebih Rp75.000.000 per bulan atau sampai posisi per 14 September 2021 tercatat penerimaan pajak Rp678.000.000,” jelas Presley.

Baca Juga :  Bioetanol Jadi Andalan Baru, PTPN I Dorong Ekspansi Bisnis

Penandatanganan perpanjangan MOU ini, Bank Lampung akan menyiapkan 45 unit tapping box tambahan untuk melengkapi total menjadi 75 unit sesuai kesepakatan Pemkot Metro dan Bank Lampug tahun ini.

“Dengan penambahan ini, kami harapkan pemasangan tapping box dapat tersebar di seluruh tempat usaha seperti restoran, hotel dan tempat hiburan pada 5 kecamatan dan 22 Kelurahan/desa di seluruh Kota Metro,” ujar Presley.

Sebagai informasi, tapping box sendiri adalah alat yang dipasang untuk merekam transaksi antara konsumen dengan pelaku usaha guna meningkatkan PAD. Selain di restoran, hotel dan tempat parkir, alat tersebut juga dapat dipasang untuk pajak air tanah di perusahaan yang ada di Kota Metro.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 per Gram, Pegadaian Ingatkan Investor Tak Gegabah

Dengan alat ini, penerimaan daerah bisa lebih terkontrol dan membantu meningkatkan pendapatan daerah, khususnya pada sektor pajak.

Lalu bagaimana dengan pencapaian Bank Lampung sendiri?

Presley menambahkan bahwa sampai dengan periode akhir Agustus 2021, pencapaian Bank Lampung tumbuh positif, di mana saat ini jumlah kredit mencapai Rp5,6 triliun, dana pihak ketiga (DPK) Rp8 triliun, aset Rp10,3 triliun, dan laba Rp148 miliar. (*)

Red

Berita Terkait

PTPN I Perkuat Hilirisasi, Kembangkan Produk Teh, Kopi, Cerutu hingga Cokelat
PTPN I Luncurkan Kopi Banaran dalam Tiga Varian, Harga Mulai Rp14 Ribu Bisa Dibeli Di Marketplace
PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Bidik Nilai Tambah dari Jagung hingga Kelapa
PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun, Bidik Hilirisasi Perkebunan
Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 per Gram, Pegadaian Ingatkan Investor Tak Gegabah
PTPN I Genjot Hilirisasi Kopi Ijen, Bidik Pasar Ekspor
Bioetanol Jadi Andalan Baru, PTPN I Dorong Ekspansi Bisnis
PTPN I dan IPB Sulap Tankos Sawit Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:52 WIB

PTPN I Perkuat Hilirisasi, Kembangkan Produk Teh, Kopi, Cerutu hingga Cokelat

Kamis, 5 November 2026 - 18:23 WIB

PTPN I Luncurkan Kopi Banaran dalam Tiga Varian, Harga Mulai Rp14 Ribu Bisa Dibeli Di Marketplace

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WIB

PTPN I Raih Adhi Praya 2026, Bidik Nilai Tambah dari Jagung hingga Kelapa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:25 WIB

PTPN I Siapkan Investasi Rp26,76 Triliun, Bidik Hilirisasi Perkebunan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 per Gram, Pegadaian Ingatkan Investor Tak Gegabah

Berita Terbaru