LAMPUNGCORNER.COM, Sulawesi Tengah – Wilayah Parigi Moutong (Parimo) diguncang gempa bumi tektonik, Jumat (31/12/2021) sekitar pukul 13.53 WITA.
Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, mengatakan hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,0.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,07 derajat Lintang Utara ; 120,40 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 72 kilometer Barat Daya Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada kedalaman 92 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Laut Sulawesi.
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme sesar naik dengan kombinasi geser (oblique thrust fault),” kata Bambang melalui laporan BMKG.
Guncangan gempa bumi ini lanjutnya, dirasakan di wilayah Kotaraya dan Tolitoli III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.
Sementara di Kalukubula II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini tambahnya, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga Jumat (31/12) pukul 14.30 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat kata Bambang, diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
“Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” ujarnya. (*)
Red















