LampungCorner.com, TUBABA – Camat Tulangbawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mulai melakukan Monitoring Evaluasi (Monev) terhadap pemerintah Tiyuh (Desa) setempat, atas penggunaan anggaran Dana Desa (DD) tahap 1 tahun 2024.
Camat TBT Achmad Nazaruddin, mengatakan Monev tersebut dilaksanakan untuk memastikan DD direalisasikan dengan baik dan sesuai prosedur oleh Pemerintah Tiyuh khususnya di wilayah Kecamatan TBT.
“Monev mulai kita lakukan sejak tanggal 10 Juni ini. Kemarin kita mulai dari Tiyuh Penumangan dan Penumangan Baru, kemudian hari ini di Panaragan Jaya Utama (PJU) dan Panaragan Jaya Indah (PJI), hingga sampai seterusnya di 19 Tiyuh dengan agenda setiap hari 2 Tiyuh,” ujar Achmad Nazaruddin selaku ketua Tim Monev Kecamatan TBT saat dikonfirmasi media Lampung Corner di Tiyuh PJU, Selasa (11/06/2024).
Adapun sasaran pada Monev, lanjut Achmad Nazaruddin, adalah melihat sejauh mana Pemerintah Tiyuh telah merealisasikan kegiatan baik yang bersifat fisik, non fisik, hingga laporan pertanggungjawabannya terhadap realisasi DD.
“Kita memastikan apakah realisasi DD sudah sesuai atau tidak, seperti kaidah pertanggungjawabannya, volume pembangunan yang dilaksanakan, dan program-program lainnya sesuai apa yang telah direncanakan,” terangnya.
Achmad Nazaruddin menjelaskan, jika terdapat catatan atau temuan terhadap realisasi DD yang dinilai kurang sesuai, maka akan dituangkan dalam berita acara apa saja kekurangan yang harus segera dilengkapi dan diperbaiki oleh Pemerintah Tiyuh.
“Selain itu, kita buatkan juga surat pernyataan sebagai komitmen kesanggupan Pemerintah Tiyuh untuk segera menyelesaikan dan memperbaiki apa saja yang menjadi catatan itu, termasuk pajak,” jelasnya.
Menurut Achmad Nazaruddin, Monev Tiyuh penting dilakukan sebagai tindak lanjut dari amanah Undang-undang (UU) nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU nomor 6 tahun 2014, dimana Pemerintah Kecamatan mempunyai tugas pendampingan, pembinaan, dan monitoring terhadap penggunaan DD.
“Pada tahun 2024 ini DD yang telah tersalurkan sebesar 60 persen. Dan saat ini beberapa Tiyuh ada yang sudah mulai memproses pencairan DD tahap 2 sebesar 40 persen atau sisanya. Sehingga Monev ini penting kita lakukan guna memastikan realisasi DD telah sesuai dan juga tidak ada kendala di pencairan berikutnya,” ungkapnya.
Achmad Nazaruddin mengungkapkan, pada kegiatan Monev Tiyuh atas penggunaan DD tersebut, dirinya juga turut didampingi oleh jajaran Pemerintah Kecamatan setempat sebagai Tim Monev, mulai dari Sekretaris Camat (Sekcam), Kasi Pembangunan, Kasi Pemerintahan, Kasi Trantib, dan Pendamping Desa.
“Kita berharap kegiatan Monev ini dapat berjalan dengan lancar, dan penggunaan atau realisasi DD di Tiyuh juga benar-benar sesuai ketentuan,” tandasnya. (*)
Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari
















