LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Barat — Sempat terhenti akibat dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pembangunan tahap kedua Gedung Budaya di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) selesai dikerjakan.
Gedung tersebut yang digadang-gadang menjadi ikon kabupaten setempat ini menelan dana Rp20 miliar dengan rencana pembangunan dalam tiga tahap.
Tahap pertama dimulai pada 2019 dengan kucuran dana Rp5,6 miliar bekerjasama dengan PT Bajasa Manunggal Sejati untuk fondasi dan struktur rangka baja. Lalu, pembangunan sempat terhenti di tahun 2020 akibat dampak pandemi Covid-19.
Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Lambar, Ahmad Ahnuh, mengatakan pembangunan tahap kedua telah selesai dengan dana Rp7,2 miliar.
Pembangunan meliputi pemasangan atap, cor lantai satu dan dua, tangga, serta menyelesaikan sisa pembangunan di tahun pertama yakni penambahan kolom balok IWF.
“Dalam pengerjaannya kita bekerjasama dengan PT Sarana Kita Jaya Wastana dan konsultan pengawas Boeimi Pesagi Consultant,” ungkap Ahnuh saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (24/11/2021).
Pembangunan gedung budaya, lanjut Ahnuh, untuk tahap kedua dikerjakan dalam kurun waktu enam bulan atau 180 hari masa kerja.
Hingga saat ini pembangunan gedung budaya telah mencapai 60 persen. Untuk pembangunan tahap ketiga rencananya dilanjutkan tahun depan.
“Target kita gedung budaya ini selesai tahun depan,” tandasnya. (*)
Red













