Pembunuhan Sadis di Lampung: Pegawai Koperasi Dihabisi dan Dibuang ke Sungai

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pegawai Koperasi Pandra (21) ditemukan tewas dihabisi oleh seorang pedagang siomay, Salam (46). Korban ditemukan tak bernyawa dan dibuang ke sungai. Kasus ini diekspost oleh jajaran Polda Lampung, GSG Mapolda, Jumat (1/08/2025).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung, Kombes Indra Hermawan, dalam keterangan pers bersama Kabidhumas Kombes Yuni Iswandari Yuyun, mengungkap kronologi kejadian.

“Awal mula pada hari Minggu (27/7) sore, korban mendatangi pelaku yang meminjam uang koperasi Rp500 ribu untuk modal dagang somay. Pembayaran seminggu sekali Rp125 ribu selama sebulan,” ungkap Indra Hermawan

Baca Juga :  Sekda Marindo Sampaikan Paripurna Akhir Tahun DPRD Lampung Bahas Produk Hukum Daerah

Lebih lanjut ia menyampaikan, pada saat ditagih pelaku pura-pura mau pinjam ke saudara sehingga dibonceng korban. Ternyata pelaku sudah membawa snar pancing dan golok.

“Saat sudah berada di tengah jalan, leher korban dijerat lalu digorok kemudian mayatnya dijatuhkan ke sungai di Natar. Usai membunuh, pelaku menjual motor korban Honda Beat Rp4,4 juta,” lanjut Indra.

Namun sebelumnya, satu SST (Satuan Setingkat Pleton) dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Lampung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan di TKP, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (31/07), pukul 11.30 WIB. Pasukan dipimpin langsung oleh Danki 3A Pelopor, AKP Bakhtiar Murat.

Baca Juga :  Motor Tiga Mahasiswa Unila Hilang, Kampus Hijau Makin Rawan

Situasi makin memanas. Sekitar pukul 12.30 WIB, massa yang diduga berasal dari keluarga korban melakukan aksi balasan dengan membakar rumah milik terduga pelaku, Salam. Insiden pembakaran terjadi di Desa Purworejo RT/RW 30/11, Kelurahan Branti Raya.

Brimob Lampung mengambil langkah cepat untuk mengendalikan situasi dan mengamankan lokasi ini menunjukkan komitmen sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di tengah potensi konflik sosial. (*)

Berita Terkait

Negara Atur Budaya Sekolah Aman, Peran Publik Kini Diperkuat
Gubernur Mirza Dorong Bank Lampung Perkuat Sektor Riil dan Kredit Produktif Tahun 2026
Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas
Golkar Lampung Selatan Gelar Rapat Perdana, Tony Eka Candra: Target 10 Kursi DPRD Tahun 2029
Pemerintah Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat, Thomas Amrico: Upaya Perbaiki Pemerataan Pendidikan
Viral! Mahasiswa Unila Jadi Pemetik Curanmor
Peduli Bencana Banjir Sumatera, Brimob Lampung Bangun Sumur Air Bersih di Padang
Gubernur Mirza Apresiasi Pergelaran Seni Budaya Lokal Kodam XXI/Radin Inten Lampung
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 23:48 WIB

Negara Atur Budaya Sekolah Aman, Peran Publik Kini Diperkuat

Senin, 12 Januari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Dorong Bank Lampung Perkuat Sektor Riil dan Kredit Produktif Tahun 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 20:34 WIB

Kamis Beradat Resmi Berlaku di Lampung, Bahasa Daerah dan Batik Jadi Identitas

Senin, 12 Januari 2026 - 18:49 WIB

Golkar Lampung Selatan Gelar Rapat Perdana, Tony Eka Candra: Target 10 Kursi DPRD Tahun 2029

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:21 WIB

Viral! Mahasiswa Unila Jadi Pemetik Curanmor

Berita Terbaru

Ilustrasi anak berangkat sekolah. Sumber: freepik.com

BANDAR LAMPUNG

Negara Atur Budaya Sekolah Aman, Peran Publik Kini Diperkuat

Senin, 12 Jan 2026 - 23:48 WIB