Home / BISNIS / LAMPUNG SELATAN

Kamis, 29 April 2021 - 16:07 WIB

Pemerintah Larang Mudik, Gapasdap Bakauheni Merugi 40 Persen

Suasana Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan./FOTO ASDP/ISTIMEWA

Suasana Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan./FOTO ASDP/ISTIMEWA

LAMPUNG SELATAN – Pelarangan mudik pada tahun ini yang diberlakukan pemerintah dengan tujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 memiliki multy efect. Terutama berdampak pada pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan.

Seperti disampaikan Ketua DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Bakauheni Warsa. Kepada Rilisid Lampung, ia mengatakan, pemberlakuan pelarangan mudik sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 itu akan menyebabkan kerugian bagi para pengusaha angkutan penyeberangan hingga mencapai 40 persen.

”Kalau tahun lalu masih agak lumayan, kerugian hanya 20-25 persen. Tapi tahun ini, bisa 30 sampai 40 persen,” ujar Warsa,seperti dilansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com) Kamis (29/4/2021).

Terlebih, kata Warsa, PT ASDP secara tegas mengambil kebijakan tidak melakukan penjualan tiket online kepada penumpang pejalan kaki, dan kendaraan golongan I, II, II, IVA, VA dan VIA pada 6-17 Mei mendatang.

”Saya yakin bakal turun jauh sekali, kan tanggal 6-17 Mei penjualan tiket online ditutup,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, tradisi mudik yang dilakukan orang Indonesia pada saat perayaan hari raya Idul Fitri merupakan suatu momen yang ditunggu-tunggu pengusaha angkutan penyeberangan, karena dapat meningkatkan jumlah penghasilan.

”Mudik merupakan momen setiap tahun yang kita tunggu untuk meningkatkan pendapatan. Tapi karena ini tujuan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, mau tidak mau kita sebagai masyarakat harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Meski begitu, angkutan logistik dan penumpang yang dikecualikan seperti keperluan dinas dan sakit tetap bisa menyebrang di Pelabuhan Bakauheni dan Merak.

”Masih ada harapan lah dari adanya angkutan logistik dan pengecualian yang masih bisa menyeberang itu. Mudah-mudahan Covid-19 ini cepat selesai, karena semua lini sudah terkena dampak,” pungkasnya.(*)

 

redaksi

Share :

380 views

Baca Juga

BISNIS

Toyota Jadi Raja Otomotif Dunia

BISNIS

Pemerintah Diminta Masukkan Tembakau sebagai Komoditas Prioritas Nasional  

LAMPUNG SELATAN

Panorama Air Terjun Way Tayas Tawarkan Keasrian Tersembunyi Nan Cantik

LAMPUNG SELATAN

Nanang Ermanto Resmikan Pasar Desa Muara Putih, Warga Diimbau Tetap Disiplin Prokes

LAMPUNG SELATAN

Senam Bareng Warga Desa Pulau Jaya, Winarni Imbau Terapkan Prokes

LAMPUNG SELATAN

Buka Musrenbang Kecamatan Way Sulan, Ini Fokus Bupati Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN

Anggota DPRD Provinsi Ini Ketuai IPSI Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN

HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Pemkab Lamsel Gelar Pelaksanaan Tradisi Pawai Obor di Kalianda