Pemkab Mesuji Usulkan Program Integrated Farm ke Kementerian Desa, Siap Wujudkan Agro Edu Wisata

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji, Provinsi Lampung, terus menggenjot inovasi pembangunan demi menghubungkan potensi lokal dengan dukungan pusat.

Terbaru, Bupati Mesuji Elfianah memimpin langsung rombongan pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan audiensi dan silaturahmi ke Direktorat Pengembangan Produk Unggulan Terpadu (PPUT) di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Rabu (18/6/2025).

Dalam kesempatan itu, Pemkab Mesuji memaparkan rencana besar mereka: pengembangan program “Integrated Farm” sebuah konsep pertanian terpadu yang menggabungkan sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata edukatif (Agro Edu Wisata).

Pemaparan disampaikan oleh Penjabat Sekda Mesuji, Najmul Fikri, didampingi Kepala Dinas Pertanian serta tokoh penting pembangunan Mesuji, H. Khamami, yang juga merupakan Bupati pertama Mesuji.

Baca Juga :  Prabowo di Penutupan Muktamar NU: Pemerintah Butuh Stabilitas, Ketenangan

Program Integrated Farm dirancang sebagai strategi pembangunan kawasan berbasis potensi lokal. Pemkab Mesuji telah menyiapkan tiga lokasi lahan dengan total luas ±2 hektare yang berada di titik strategis dekat Rice Milling Plant (RMP), dengan akses mudah dan potensi pengembangan yang menjanjikan.

“Ini bukan hanya soal inovasi pertanian. Integrated Farm merupakan pendekatan menyeluruh yang menyentuh aspek ekonomi, pendidikan, hingga pariwisata. Jika program ini berjalan sukses, kami yakin bisa menjadi ikon baru kawasan transmigrasi dan desa di Sumatera,” terang Najmul Fikri.

Konsep ini akan mengintegrasikan budidaya sapi, ayam, dan ikan, serta memanfaatkan limbah organik untuk produksi pupuk dan biogas. Lebih dari sekadar produksi, kawasan ini akan menjadi pusat edukasi dan wisata pertanian yang mampu menarik minat masyarakat luas.

Baca Juga :  Purbaya Blak-blakan soal Pencopotan dari Kursi Menkeu

Najmul juga menekankan bahwa pengembangan akan dilakukan melalui kemitraan dengan masyarakat desa di sekitar kawasan RMP. Fokus utama adalah menciptakan ekosistem pertanian ramah lingkungan, produktif, dan mendukung ekonomi lokal.

“Harapan kami, dengan dukungan Direktorat PPUT, program ini bisa segera terealisasi dan memberikan dampak nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Mesuji,” pungkasnya. (*)

 

Laporan: Kotan
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi
Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama
Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
PTPN I dan IPB Sulap Tankos Sawit Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru
Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gue Menolak Apa?
Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35 WIB

PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB