Pemprov Lakukan Percepatan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Bandar Lampung

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Monitoring Pembangunan Gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Senin (19/1/2026).

Rapat tersebut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Panglima Kodam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala Dinas Koperasi dan UMK Provinsi Lampung, Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Lampung, serta sejumlah undangan terkait.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengatakan rapat ini digelar untuk memastikan percepatan pembangunan Gerai Merah Putih yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Marindo, hingga saat ini progres pembangunan KDMP di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung telah mencapai hampir 40 persen. Namun, fokus percepatan saat ini diarahkan ke wilayah Kota Bandar Lampung.

“Fokus kita saat ini di Bandar Lampung, dengan memastikan keterlibatan aktif Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam penyediaan aset yang dapat dimanfaatkan,” kata Marindo.

Ia menegaskan Pemprov Lampung siap mengoptimalkan seluruh aset yang dimiliki, termasuk aset milik Pemerintah Kota Bandar Lampung dan instansi vertikal seperti BUMN, selama memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Sekda Marindo Sampaikan Perayaan HUT ke-62 Lampung, Digelar 31 Maret 2026 Secara Sederhana

“Kriteria aset yang dapat dimanfaatkan antara lain memiliki luas 600 hingga 1.000 meter persegi, berlokasi strategis, mudah diakses masyarakat, serta tidak mengganggu pelayanan publik,” ujarnya.

Marindo menambahkan, Gubernur Lampung telah meminta dilakukan pendataan menyeluruh terhadap aset-aset milik Pemprov Lampung, baik yang berada di Kota Bandar Lampung maupun di kabupaten/kota lainnya, yang berpotensi digunakan untuk pembangunan KDMP.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga diminta berkoordinasi dengan Kodam dan Kodim guna memastikan ketersediaan data aset yang bisa dimanfaatkan.

Selain perkantoran pemerintah, aset berupa lahan kosong di samping atau belakang kantor, serta fasilitas publik seperti PKOR, SMA, dan SMK, juga dapat digunakan selama tidak mengganggu fungsi utama pelayanan publik dan proses pembelajaran.

“Awalnya di Bandar Lampung hanya ada tiga titik aset. Namun pagi ini bertambah menjadi lebih dari 10 titik dan jumlahnya akan terus berkembang. Targetnya, seluruh 126 kelurahan di Bandar Lampung memiliki Gerai Koperasi Desa Merah Putih,” jelas Marindo.

Baca Juga :  Akhir Pekan Jadi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Ini Imbauan Polda Lampung

Ia mengakui, secara keseluruhan capaian pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Lampung masih berada di angka 35,8 persen.

Salah satu kendala utama adalah keterbatasan lahan, khususnya di wilayah desa yang sulit dijangkau dan tidak berada di lokasi strategis.

Terkait skema pemanfaatan aset, Marindo menegaskan tidak dilakukan melalui mekanisme tukar guling, melainkan melalui hibah, sewa, atau mekanisme lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pembangunan Koperasi Merah Merah Putih merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan mendorong kesejahteraan masyarakat dan perputaran ekonomi lokal dengan konsep pembangunan ekonomi dari bawah ke atas (bottom-up), sehingga aktivitas ekonomi tumbuh dan berputar di desa,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA
Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028
Sekdaprov Marindo Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Kawasan Kota Baru
Sidak Dini Hari Dirjenpas di Rutan Kotabumi, Indikasi HP Ilegal Terbongkar
Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027
Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB
Sekdaprov Marindo Paparkan Penguatan Transformasi Ekonomi Daerah, Hilirisasi Komoditas di Acara Bank Indonesia Tahun 2026
Warga Serbu Pasar Murah Polresta Bandar Lampung, Solusi Nyata di Tengah Gejolak Harga
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028

Rabu, 29 April 2026 - 20:15 WIB

Sidak Dini Hari Dirjenpas di Rutan Kotabumi, Indikasi HP Ilegal Terbongkar

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

Selasa, 28 April 2026 - 22:48 WIB

Resmi! Kejati Lampung Tetapkan Mantan Gubernur Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi PT LEB

Berita Terbaru