Pemuda 19 Tahun Dipenjara Usai Bertindak Rasialis ke Marcus Rashford

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2022 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marcus Rashford pada laga final Euro 2020. Foto: Laurence Griffiths/REUTERS

Marcus Rashford pada laga final Euro 2020. Foto: Laurence Griffiths/REUTERS

LAMPUNGCORNER.COM, Pemuda 19 tahun, Justin Lee Price, harus menanggung akibat usai melakukan tindak rasialis ke Marcus Rashford. Pada Rabu (30/3) kemarin, ia dijatuhi hukuman penjara selama enam minggu oleh Pengadilan Magistrat Kidderminster di Worcesteshire, Inggris.

Price melakukan pelecehan rasial ke Rashford melalui media sosial Twitter setelah Inggris kalah di final Euro 2020 dari Italia melalui babak adu penalti.

Pada laga tersebut, Rashford menjadi salah satu dari tiga algojo The Three Lions yang gagal mengeksekusi penalti. Skor akhir pada babak adu penalti 3-2 untuk Italia usai kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjang waktu.

Baca Juga :  Kapolsek Cup Jadi Ruang Positif Anak-anak Bandar Lampung Hindari Tawuran dan Kecanduan HP

Diwartakan Sky Sports, awalnya Price membantah tuduhan itu selama proses investigasi oleh pihak kepolisian. Bahkan, ia sempat mengubah nama akun Twitter-nya guna menghindari deteksi. Namun, pada akhirnya ia mengakui perbuatannya saat diinterogasi oleh petugas untuk kedua kalinya.
Jaksa senior, Mark Johnson, mengatakan bahwa Price telah menargetkan Rashford sebagai sasaran pelecehan berdasarkan warna kulitnya dan tindakannya jelas rasis.

Mereka yang melecehkan pesepakbola secara rasial merusak permainan untuk semua,” ucap Johnson, dikutip dari BBC.

“Saya berharap kasus ini mengirimkan pesan bahwa kami tidak akan mentolerir rasisme dan para pelanggar akan dituntut sesuai hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Baca Juga :  PWI Gandeng KONI Lampung Siapkan Penyelenggaraan Sekaligus Prestasi di Porwanas 2027

Marcus Rashford dianggap sebagai biang keladi gagalnya Inggris merengkuh trofi Euro perdana dalam sejarah. Alhasil, penyerang berusia 24 tahun itu menjadi sasaran pelecehan di media sosial akibat kegagalannya mengeksekusi penalti.

Tak sampai di situ, BBC memberitakan bahwa sebuah mural untuk menghormati Rashford juga dirusak di Manchester. Namun, mural tersebut dengan cepat dicat ulang dan ditutupi dengan pesan harapan dan dukungan kepada penggawa Manchester United tersebut.

 

Red

Berita Terkait

Resmi! Piala Kapolresta Esports Kota Bandar Lampung Sukses Digelar
Banggakan Daerah, Atlet Pelajar Lampura Borong Tiga Juara di O2SN Tingkat Provinsi
Eko Agung Saputra Terpilih Aklamasi di Musprov PBSI Lampung
Gubernur Mirza Paparkan Kesiapan Lampung Jadi Tuan Rumah PON XXIII 2032
PWI Gandeng KONI Lampung Siapkan Penyelenggaraan Sekaligus Prestasi di Porwanas 2027
Kapolsek Cup Jadi Ruang Positif Anak-anak Bandar Lampung Hindari Tawuran dan Kecanduan HP
BPD HIPMI Lampung Sukses Gelar HIPMI Half Marathon 2026, Dongkrak Perputaran Ekonomi Hingga Rp3,4 Miliar
Gubernur Mirza Bersama Ketua Umum BPP Akbar Buchari Meriahkan Half Marathon Hipmi Lampung 2026
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:22 WIB

Resmi! Piala Kapolresta Esports Kota Bandar Lampung Sukses Digelar

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:23 WIB

Banggakan Daerah, Atlet Pelajar Lampura Borong Tiga Juara di O2SN Tingkat Provinsi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:02 WIB

Eko Agung Saputra Terpilih Aklamasi di Musprov PBSI Lampung

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:18 WIB

Gubernur Mirza Paparkan Kesiapan Lampung Jadi Tuan Rumah PON XXIII 2032

Senin, 18 Mei 2026 - 17:08 WIB

PWI Gandeng KONI Lampung Siapkan Penyelenggaraan Sekaligus Prestasi di Porwanas 2027

Berita Terbaru