Pencemaran Pesisir Lampung, Polda dan KLHK Apa Kabar?

- Jurnalis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wahrul Fauzi Silalahi saat mengecek lokasi di salah satu pantai di Lamsel. Foto: istimewa

Wahrul Fauzi Silalahi saat mengecek lokasi di salah satu pantai di Lamsel. Foto: istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan — Mabes Polri dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diminta menuntaskan dugaan pencemaran pantai pesisir Lampung.

“Penanganan masalah itu harus transparan dan tegas agar tidak terulang,” tegas anggota DPRD Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, Selasa (19/10/2021).

Ia mengatakan, pencemaran serupa aspal dan oli ini hingga kini tidak ada informasi yang jelas terkait hasil pengusutan dan sudah sejauh mana prosesnya.

Baca Juga :  Peluk Harapan Anak-anak Lampung Selatan, Zita Anjani Pastikan Perjuangan Cegah Stunting Dimulai dari Keluarga

“Publik jelas mempertanyakan. Karena masalah itu sangat krusial dan menyangkut hajat hidup masyarakat banyak,” tegas politisi Partai NasDem ini.

Menurut Wahrul, masalah limbah yang bertebaran di wilayah pesisir Lampung mesti ada yang bertanggungjawab.

Baca Juga :  Bupati Egi Apresiasi Pentas Seni Budaya Helau, Dorong Ekonomi Lokal dan Kreativitas Seniman Lampung Selatan

Jika dibiarkan tanpa proses hukum yang jelas, bukan mustahil akan terulang.

“Mabes Polri dan KLHK harus terbuka pada publik dan tegas menegakan hukum,” tandasnya.

Wahrul menjelaskan, dampak dari limbah cukup parah. Hal itu terlihat dari hasil penelusuran di sejumlah wilayah pesisir Lampung. (*)

Red

Berita Terkait

Zita Anjani Pastikan Dua Anak Penyandang Hemofilia di Lampung Selatan Tetap Didampingi, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas
Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat
Bupati Egi Ajak Lampung Selatan Bersahabat dengan AI, SDM Unggul Disiapkan Hadapi Masa Depan
Di Balik Kemegahan Ngaben Massal, Zita Anjani Melihat Masa Depan Wisata Budaya Balinuraga
Peluk Harapan Anak-anak Lampung Selatan, Zita Anjani Pastikan Perjuangan Cegah Stunting Dimulai dari Keluarga
Sisihkan 2.500 Desa di Lampung, Karang Pucung Wakili Provinsi pada Lomba Desa Tingkat Nasional Berkat Inovasi Desa Digital dan Pengelolaan Sampah
Usung Spirit of Krakatoa, Lamsel Fest 2026 Siap Tampil Lebih Spektakuler dengan Empat Event Ikonik dan Deretan Artis Ibu Kota
Bupati Radityo Egi Dorong Tata Kelola Desa yang Transparan, Keuangan Desa Harus Berdampak Nyata bagi Warga
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Zita Anjani Pastikan Dua Anak Penyandang Hemofilia di Lampung Selatan Tetap Didampingi, BPJS dan Pendidikan Jadi Prioritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Bupati Egi Ajak Lampung Selatan Bersahabat dengan AI, SDM Unggul Disiapkan Hadapi Masa Depan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Di Balik Kemegahan Ngaben Massal, Zita Anjani Melihat Masa Depan Wisata Budaya Balinuraga

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Peluk Harapan Anak-anak Lampung Selatan, Zita Anjani Pastikan Perjuangan Cegah Stunting Dimulai dari Keluarga

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:21 WIB