Pendaftar SPMB Lampung Tembus 100 Ribu, Disdik Siapkan Tambah Rombel hingga RKB

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Americo, S.STP., M.H.
Foto: Farida Nurazizah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Americo, S.STP., M.H. Foto: Farida Nurazizah

Lampung Corner – Membludaknya jumlah pendaftar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Provinsi Lampung memaksa Dinas Pendidikan (Disdik) setempat mencari solusi cepat.

Salah satunya dengan mengusulkan penambahan rombongan belajar (rombel), pembangunan ruang kelas baru (RKB), hingga penyesuaian jumlah siswa per kelas.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengungkapkan pelaksanaan SPMB tahun ini mencatat lonjakan signifikan dibanding tahun sebelumnya, terutama pada jenjang SMA unggulan.

“Untuk SMA unggulan saja, tahun lalu sekitar 14 ribu pendaftar, tahun ini melonjak menjadi sekitar 34 ribu orang. SMA reguler juga mengalami peningkatan cukup tinggi,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Secara keseluruhan, jumlah pendaftar SPMB di Lampung telah menembus angka 100 ribu orang. Sementara itu, total daya tampung SMA unggulan dan reguler hanya sekitar 88 ribu siswa, dengan kuota SMA unggulan sekitar 12 ribu siswa.

Kondisi ini membuat tidak seluruh calon peserta didik dapat tertampung di sekolah negeri.

Baca Juga :  Prabowo Instruksikan Pendidikan Gratis, Siswa TK dan SD Dapat Dana BOS Mulai Tahun Ini

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Disdik Lampung tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Selain mengusulkan penambahan rombel dan pembangunan ruang kelas baru ke pemerintah pusat, Disdik juga mengkaji opsi penambahan jumlah siswa dalam satu kelas.

“Saat ini maksimal satu kelas 36 siswa. Kami mengkaji kemungkinan menjadi 38 siswa per kelas. Jika ada sekitar 2.000 rombel dan setiap kelas ditambah dua siswa, maka daya tampung bisa bertambah sekitar 4.000 siswa,” jelas Thomas.

Di sisi lain, Disdik juga mendorong peran sekolah swasta sebagai mitra dalam memperluas akses pendidikan. Thomas mengimbau sekolah swasta tidak menaikkan biaya pendidikan, bahkan jika memungkinkan memberikan keringanan bagi masyarakat.

“Saya minta sekolah swasta tidak menaikkan SPP. Kalau bisa justru memberikan potongan, baik uang pembangunan maupun SPP, agar masyarakat tetap bisa menyekolahkan anaknya,” katanya.

Menurutnya, imbauan tersebut mendapat respons positif dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK swasta di Lampung. Sejumlah sekolah disebut siap memberikan berbagai bentuk keringanan biaya bagi calon siswa.

Baca Juga :  Kuliah Gratis PTN Jadi Arahan Prabowo, Pemerintah Siapkan Tahapan Pelaksanaan

Lebih jauh, Thomas menilai pelaksanaan SPMB tahun ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya di sekitar sekolah. Jalur prestasi yang memungkinkan siswa dari daerah bersekolah di kota turut menggerakkan sektor hunian.

“Sekarang rumah kos kembali hidup. Bahkan cukup sulit mencari kos karena banyak siswa dari daerah yang diterima lewat jalur prestasi. Ini menunjukkan ada dampak ekonomi yang positif,” ungkapnya.

Terkait dukungan anggaran bagi sekolah swasta, Thomas mengakui keterbatasan fiskal daerah masih menjadi tantangan. Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkuat dukungan terhadap sektor pendidikan.

“Mudah-mudahan ke depan, ketika PAD meningkat dan kondisi keuangan daerah semakin baik, dukungan untuk pendidikan, termasuk sekolah swasta, juga bisa lebih optimal,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kuliah Gratis PTN Jadi Arahan Prabowo, Pemerintah Siapkan Tahapan Pelaksanaan
Ditjen Pesantren Dibentuk, Prabowo Beri Perhatian Khusus untuk Pondok Pesantren
Prabowo Instruksikan Pendidikan Gratis, Siswa TK dan SD Dapat Dana BOS Mulai Tahun Ini
Prabowo Tegaskan Pendidikan Negeri Harus Gratis, dari SD hingga Universitas
Semangat di Usia Senja, 25 Lansia Tubaba Ikuti Wisuda
61 Taruna Politeknik Tunas Garuda Diwisuda, Wabup Nadirsyah Berikan Tiga Pesan Penting
MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Lampung Buka Pendaftaran SMA Terbuka di 15 Kabupaten/Kota, Dibuka Hingga 13 Agustus, Bebas Usia 15-21 Tahun
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:39 WIB

Kuliah Gratis PTN Jadi Arahan Prabowo, Pemerintah Siapkan Tahapan Pelaksanaan

Kamis, 24 September 2026 - 09:20 WIB

Ditjen Pesantren Dibentuk, Prabowo Beri Perhatian Khusus untuk Pondok Pesantren

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Prabowo Instruksikan Pendidikan Gratis, Siswa TK dan SD Dapat Dana BOS Mulai Tahun Ini

Rabu, 23 September 2026 - 09:25 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Negeri Harus Gratis, dari SD hingga Universitas

Rabu, 9 September 2026 - 21:09 WIB

Semangat di Usia Senja, 25 Lansia Tubaba Ikuti Wisuda

Berita Terbaru

Pariwisata

Dari Kebun ke Cangkir, Wonosari Buka Wisata Edukasi Teh

Senin, 5 Okt 2026 - 18:54 WIB

LC TV Story

Prabowo Sematkan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Jenderal

Senin, 5 Okt 2026 - 13:13 WIB