LampungCorner.com, TUBABA – Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, pada tahun 2024 akan segera dibuka.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tubaba, Novian melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Fasilitas Profesi ASN Feri Yanto, mengatakan penerimaan CASN itu terdiri dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK).
“Ya, untuk tahun 2024 ini kita akan ada perekrutan atau penerimaan CASN baik CPNS maupun CPPPK. Namun, untuk jadwal dan jumlah formasinya, kita masih menunggu keputusan dan ketetapan resmi dari Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB),” ujar Feri Yanto saat dikonfirmasi Lampung Corner di ruang kerjanya, Selasa (27/02/2024).
Menurutnya, untuk tahun ini pemerintah pusat kemungkinan akan fokus pada penyelesaian tenaga non ASN di daerah, karena mulai November 2024 sudah tidak ada lagi yang namanya tenaga non ASN.
“Terkait skema penyelesaiannya seperti apa belum ada petunjuk. Tapi untuk perbandingan penerimaan CASN, kemungkinan 70 persen adalah CPPPK dan 30 persen CPNS,” kata Feri.
Feri menerangkan, penerimaan CASN memang sangat dibutuhkan, apalagi mengingat sudah 2 tahun terakhir tidak ada perekrutan CASN khususnya di Kabupaten Tubaba.
“Kita terakhir melakukan perekrutan CASN itu pada 2021. Sedangkan setiap tahunnya selalu ada pegawai yang pensiun bahkan meninggal dunia, seperti pada tahun 2022 terdapat 111 pegawai kita yang sudah pensiun dan meninggal dunia, kemudian 2023 dikurangi lagi sebanyak 118 orang,” terangnya.
Feri menambahkan, untuk wilayah Kabupaten Tubaba sendiri analisis beban kerja setidaknya dibutuhkan 7.363 pegawai. Sedangkan, jumlah pegawai yang ada di lingkungan Pemkab Tubaba saat ini hanya berkisar 3.247 orang saja, terdiri dari PNS 2.761 dan PPPK 486.
“Perkiraan di tahun 2024 ini akan ada 119 lagi pegawai yang pensiun. Sehingga kekurangan pegawai di Tubaba saat ini masih mencapai 4.116 orang untuk seluruh jenjang dan jabatan. Oleh karenanya, kita berharap penerimaan CASN tahun ini dapat dilebihkan kuotanya dari pusat, tapi tentu harus juga disertai dengan petunjuk teknis dan skema yang jelas,” pungkasnya. (*)
Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari










