LAMPUNGCORNER.COM, Tulangbawang Barat – Pemerintah Tulangbawang Barat (Tubaba) targetkan seluruh Tiyuh (Desa) se Kabupaten terapkan program Smart Village.
Hal tersebut merupakan langkah positif pemkab Tubaba untuk menuju Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Selasa (31/5/2022).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Sofiyan Nur, mengatakan program tersebut telah di launching Tahun 2019 di Tiyuh Pulung Kencana dan juga merupakan Program unggulan Gubernur Lampung.
Kini program tersebut terus dikembangkan baik program lanjutan Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun program mandiri Tiyuh di Tubaba atau yang disebut, “Tiyuh Calak Tubaba”
“Hingga saat ini, telah 85 dari 93 Tiyuh yang melaksanakan program smart village, dengan rincian 4 Tiyuh merupakan bagian dari program Pemprov Lampung, dan 81 Tiyuh merupakan program mandiri dalam bingkai Tiyuh Calak Tubaba,” kata Sofiyan Nur.
Karena itu kata dia, pihaknya terus mendorong penerapan smart village hingga 100 persen, yang tentunya terintegrasi dengan 9 Kecamatan, DPMT Kabupaten Tubaba, dan Pemprov Lampung, menuju penerapan SPBE yang ditargetkan paling lambat terlaksana secara penuh Tahun 2023.
“Keberhasilan Pemkab Tubaba menerapkan program smart village ini di apresiasi oleh Pemprov, dengan ditetapkannya Tiyuh Pulung Kencana sebagai Juara Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021 lalu dan mewakili Provinsi Lampung dalam ajang lomba desa tingkat nasional,” terangnya.
Tidak hanya itu, eks Bupati Tubaba juga ditetapkan sebagai Pembina Desa Terbaik Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2021 oleh Gubernur Lampung.
“Program Smart village atau Tiyuh Calak ini bertujuan untuk mengembangkan Tiyuh menjadi mandiri, memiliki kemampuan guna pembangunan lebih terukur, serta percepatan dan kemudahan akses pelayanan publik,” tutupnya. (*)
(drn)















