PK Nilai Penjaringan Tak Transparan, Musda Golkar Bandar Lampung Ditunda

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Penundaan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung yang semula dijadwalkan pada 14 Desember 2025 di Gedung Graha Karya Golkar Provinsi Lampung menuai kekecewaan dari jajaran Pimpinan Kecamatan (PK) se-Kota Bandar Lampung.

Para PK menilai penundaan tersebut tidak hanya mengecewakan, tetapi juga diiringi proses penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung yang dinilai tidak transparan.

Mereka menyoroti tidak adanya pengumuman resmi terkait tahapan penjaringan, serta absennya undangan tertulis kepada para ketua PK selaku pemilik suara sah dalam Musda.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Pimpinan Kecamatan Teluk Betung Timur, Wilan Kusuma Jaya, secara tegas menyampaikan keberatan atas pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung, Riza Mirhadi, yang mempertanyakan loyalitas para PK.

“Pernyataan soal loyalitas itu sangat kami sayangkan. Loyalitas kami jelas kepada Partai Golkar, bukan kepada individu atau kelompok tertentu,” tegas Wilan dalam konferensi pers di Bandar Lampung, Minggu (14/12).

Ia menegaskan, para PK sebagai pemilik suara yang sah berharap Musda Partai Golkar Kota Bandarlampung dapat segera dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, serta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis tertulis dari DPP Partai Golkar.

Baca Juga :  Sambut Ribuan Wartawan, PWI-Disparekraf Lampung Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027

“Kami meminta Musda dilaksanakan tanpa intervensi, intimidasi, maupun pemaksaan kehendak untuk mengarahkan pilihan kepada individu tertentu,” ujarnya.

Menurut Wilan, Partai Golkar merupakan partai kader dengan sejarah panjang dalam demokrasi Indonesia, yang menjadi milik seluruh rakyat Indonesia, bukan milik individu maupun keluarga tertentu.

“Karena itu, seluruh kader Partai Golkar memiliki hak yang sama untuk mengabdi dan berproses di dalam partai berlambang pohon beringin tersebut,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat
Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi
Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi
Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia
Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas
Sambut HUT RI ke-81, Bupati Tubaba Jemput Bola Layani Warga Lewat Q Sehat Home Care
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Update Gempa NTT: 53 Meninggal, 154 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:21 WIB

BREAKING NEWS

Bencana NTT, Pemerintah Siapkan Penanganan hingga Rehabilitasi

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:29 WIB

Plt. Kepala BPKAD Lampura, Iskandar Helmi. Foto dok

BREAKING NEWS

Bukan Rp12,05 Miliar, Ini Anggaran BPKAD Lampura Setelah Efisiensi

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:51 WIB

BREAKING NEWS

Gempa NTT: Prabowo Salurkan 50 Ribu Paket Sembako

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:22 WIB