Pringsewu Mencapai Sanitasi Aman, Mampukah?

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2020 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Pringsewu menggelar webinar bersama Yayasan Konservasi Way Seputih. FOTO: Humas Pemkab Pringsewu

Pemkab Pringsewu menggelar webinar bersama Yayasan Konservasi Way Seputih. FOTO: Humas Pemkab Pringsewu

Pringsewu – Yayasan Konservasi Way Seputih melalui program V4CP SNV menggelar webinar bertajuk Pengelolaan Sanitasi Aman di Kabupaten Pringsewu, Kamis (10/6/2020).

Narasumbernya, Bupati Pringsewu Sujadi, WASH Advisor SNV Indonesia Bambang Pujiatmoko, serta Plt Kadis PUPR Pringsewu Imam Santiko Raharjo.

Kegiatan ini dipandu oleh Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih, Febrilia Ekawati.

Sujadi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Johndrawadi, Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Malian Ayub, dan Kepala Bappeda Pringsewu A Fadholi.

Menurut Sujadri, pandemi Covid-19  telah membuat dirinya menjadi lebih bersemangat lagi dalam menangani sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

”Agar prosentase yang ada tidak turun, pada 2021 nanti pengembangan STBM menjadi fokus,” paparnya.

Baca Juga :  Gibran Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih, Janji Carikan Solusi untuk Nelayan Margasari

Sujadi menjelaskan, instrumen dan infrastruktur penegakan Perda tentang STBM wajib untuk dilaksanakan. Sehingga kesungguhan seluruh OPD juga menjadi kata kunci dalam pengelolaan STBM.

Di samping itu, kerjasama antar masyarakat dan lembaga harus diteruskan dan dikembangkan. Juga koordinasi antara Dinas PUPR Pringsewu, Dinas PUPR Lampung, dan Kementerian PUPR harus terus ditingkatkan.

“ODF ini adalah gerakan yang muncul dari masyarakat yang timbul kesadarannya. Menurut saya, ODF ini adalah ibadah dan wajib untuk dilaksanakan,” tandasnya.

Sementara itu, Bambang Pujiatmoko menerangkan Pringsewu telah menjadi model ODF bagi daerah lainnya. Namun demikian, mempertahankan ODF lebih sulit daripada mencapainya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Komitmen Tingkatkan IPM, Fokus Akurasi Data Kependudukan dan Pendidikan

Terkait sanitasi aman, lanjut Bambang, timbul sebuah pertanyaan: mampukah Pringsewu mencapai sanitasi aman?

Kaitan ini, menurut dia, semboyan Kabupaten Pringsewu yakni ‘Jejama Secancanan’ yang mempunyai makna ‘Bersama-sama, bersatu-padu, bergandengan tangan dan bergotong-royong dalam membangun Pringsewu’ adalah kuncinya.

Selain itu, Pringsewu juga telah mempunyai modal dasar. Pertama, masyarakat yang telah tersentuh hatinya.

Kedua, kolaborasi, sinkronisasi, koordinasi, dan sinergitas antar-OPD, kecamatan, pekon, serta lembaga pengelola sanitasi aman.

Ketiga, regulasi, dimana Pringsewu memiliki Perda STBM berkelanjutan, Perda Pengelolaan limbah domestik, dan Peraturan Bupati.

“Pringsewu mungkin satu-satunya daerah yang memiliki Perda STBM Berkelanjutan. Dan, keempat yakni pendanaan,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Kunjungi Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Upaya Tingkatan Kualitas Pelayanan Publik 
Mantapkan Persiapan HPN dan Porwanas di Lampung, PWI Silaturahmi ke 7 Organisasi Pers
Gubernur Mirza Apresiasi Jajaran Unhan dan Seluruh Peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri Tahun 2025-2026 di Lampung
Libatkan 486 Petugas, Sensus Ekonomi 2026 di Pesawaran Sasar Seluruh Pelaku Usaha
Gubernur Mirza Dorong Penguatan Obligasi dan Sukuk Daerah, Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Pemprov Lampung Anggarkan BPJS Kesehatan Senilai Rp125 Miliar Tahun 2026
Pimpin Apel Mingguan, Sulpakar Tekankan Budaya Disiplin ASN
PWI Gandeng KONI Lampung Siapkan Penyelenggaraan Sekaligus Prestasi di Porwanas 2027
Berita ini 54 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:44 WIB

Sekdaprov Marindo Kunjungi Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Upaya Tingkatan Kualitas Pelayanan Publik 

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:47 WIB

Mantapkan Persiapan HPN dan Porwanas di Lampung, PWI Silaturahmi ke 7 Organisasi Pers

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:45 WIB

Libatkan 486 Petugas, Sensus Ekonomi 2026 di Pesawaran Sasar Seluruh Pelaku Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:38 WIB

Gubernur Mirza Dorong Penguatan Obligasi dan Sukuk Daerah, Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:01 WIB

Pemprov Lampung Anggarkan BPJS Kesehatan Senilai Rp125 Miliar Tahun 2026

Berita Terbaru